BerandaDaerahDiterpa Isu Cagub Bayangan, Ini Tanggapan MK

Diterpa Isu Cagub Bayangan, Ini Tanggapan MK

LABUHA – Pertarungan memperebutkan juara dalam kontestasi politik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Maluku Utara hingga memasuki tahapan kampanye tertutup seakan tak lepas dari terpaan isu liar yang sengaja dimainkan oleh masing-masing tim Pasangan Calon. Salah satunya adalah hadirnya dua Kasuba dalam pertarungan Pilgub kali ini.

Muhammad Kasuba dan Abdul Majid Husen (MK-MAJU) sebagai calon Gubernur dan wakil Gubernur Malut yang diterpa isu bahwa Muhammad Kasuba yang maju bertarung dalam kontestasi Pilgub kali ini hanya menjadi calon bayangan atau tidak serius dalam mengikuti Pilkada Gubernur Malut.

Menanggapi hal itu, Cagub Muhammad Kasuba (MK) yang diusung tiga Partai besar yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dihadapan masyarakat saat kampanye, mencoba memberikan pemahaman terkait isu yang beredar saat ini bahwa dirinya hanya menjadi calon gubernur bayangan alias tidak serius dalam Pilkada Malut dan akan memenangkan Paslon Abdul Gani Kasuba dan Muhammad Ali Yasin (AGK-YA)

” Saya bersama pak Majid sebagai calon Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara diusung secara resmi oleh tiga Partai besar untuk maju bertarung dalam memenangkan kontestasi Pilgub Maluku Utara sesuai dengan nawaitu yang suci. Tidak ada tendensi apa-apa melainkan ini merupakan takdir dari tuhan untuk pasangan MK-MAJU maju bertarung dalam mengembalikan kejayaan Maluku Utara, ” Jelasnya.

Menurutnya, isu politik calon bayangan yang kembali dimunculkan beberapa pihak hanya untuk menjegal MK-MAJU dalam memenangkan Pilkada Maluku Utara. ” Jadi masyarakat Malut jangan percaya dengan isu isu murahan yang dimainkan pihak lawan. Pastinya saya dengan pak Majid secara serius maju bertarung dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Malut dengan nawaitu yang suci untuk mengembalikan kejayaan Malut yang dulunya sempat berjaya, ” Tandasnya.

Lanjut dia, Mungkin semua masyarakat Malut sudah mendengar isu politik bayangan yang saat ini sedang berkembang di tengah kita.

” Ini bukan isu politik bayangan, dan MK-MAJU bertarung dalam kontestasi Pilgub bukan keinginan siapa siapa akan tetapi ini pertimbangan besar dari tiga Partai koalisi nasional yakni PAN, PKS dan Gerindra untuk mencari sosok terbaik dalam memimpin Maluku Utara lima tahun kedepan, ” Tuturnya. (min)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments