SUMEDANG.- Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang luncurkan Gerakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Holistik Integratif di momen HUT PGRI ke- 76 dan Hari Guru Nasional.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Agus Wahidin menuturkan, Pada kesempatan HUT PGRI Ke 76 dan Hari Guru Nasional ini ada inovasi baru untuk kemajuan anak peserta didik kita melalui gerakan KBM Holistik integratif yang artinya kegiatan belajar mengajar yang melibatkan semua komponen, baik pihak sekolah, masyarakat, maupun orang tua.

“Gerakan ini dengan menggunakan 7 strategi yang bersifat komplementer dan saling mengisi dan melengkapi sesuai dengan karakteristik sekolah masing-masing,” tuturnya, Kamis (25/11/21).

Ia menjelaskan, walaupun PTMnya terbatas, namun anak-anak masih dapat belajar dengan optimal dan perbedaan 7 strategis berbasis komplementer dengan KBM Holistik integratif adalah kalau holistik integratif lebih luas cakupannya dari pada 7 komplemen pembelajaran yang sebelumnya sudah dilaksanakan dan

“Untuk isi dari KBM Holistik integratif akan dilaksanakan melalui sosialisasinya nanti akan dilaksanakan secara gebyar,” jelasnya.

Masih kata Kadisdik, mengenai makna terdalam dari HUT PGRI dan hari guru Nasional, kita harus sama-sama berintrospeksi sebagai keluarga besar dinas pendidikan, keluarga besar guru, bahwa anak-anak kita menjelang 2 tahun ini, pendidikan dan pembelajarannya kurang optimal.

“Maka melalui momentum di Hari Ulang Tahun PGRI dan Hari Guru Nasional, kita sama sama bergerak untuk lebih mengoptimalkan lagi segala upaya dan daya demi kemajuan anak anak peserta didik,” terangnya. (Uyayi)