BerandaHeadlineDiduga Sarat Korupsi, Lammpu Akan Laporkan Proyek DPUPR Kabupaten Cirebon

Diduga Sarat Korupsi, Lammpu Akan Laporkan Proyek DPUPR Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON.- Hasil dari investigasi Lembaga Analisis Masyrakat Madani Pemersatu (LAMMPU), pekerjaan Peningkatan Jembatan Pada Ruas Jalan Karangsambung – Kalideres Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, terindikasi adanya dugaan penyelewengan anggaran yang menimbulkan kerugian negara.

“Kami sudah lakukan investigasi dilapangan maupun data – data administrasi pendukung, proyek ini diduga kuat adanya unsur korupsi,” tutur Sailan selaku Ketua Umum LAMMPU kepada media ini, Minggu, (28/1).

Sailan melanjutkan, hasil analisis dan fakta dilapangan secara detail bahwa pengerjaan proyek ini diduga kuat sudah keluar dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan ada beberapa item pekerjaan yang tidak dikerjakan. Pihaknya dalam waktu dekat akan melaporkan pekerjaan proyek tersebut.

“Kami pastikan besok atau lusa, laporan kami kirim ke Polda Jabar,” Pungkas Sailan.
Perlu diketahui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Cirebon melalui Kasi Jalan Ari mengatakan bahwa proyek jembatan tersebut menurutnya tidak mangkrak, akan tetapi semua dibangun sampai dengan akhir tahun selesai dengan progres 85%  karena waktu sudah habis. Menurutnya anggaran yang dihabiskan itu 1,3 milyar meliputi satu pilar, abutmen, jalan pendekat.
“Sebetulnya proyek sudah selesai dengan progres 85% (sekitar 1,3 milyar) karena waktu pelaksanaan sudah habis, dan pekerjaan itu tidak semua jembatan jadi dengan anggaran tersebut” ujar Ari saat ditemui dikantornya. Jum’at (19/1).
Saat disinggung mengenai pekerjaan yang diduga keluar dari RAB, Ari berdalih bahwa RAB yang dilelangkan itu berubah atau di Adendum pada waktu MC 0 karena tidak sesuai dengan rencana awal.
“RAB ada adendum saat MC 0 karena tidak sesuai rencana mas,” pungkasnya. (Hadi).
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments