Diduga PT.PJB MTW Keluarkan Barang Bukan Limbah B3

0
311

Bekasi Inapos – Diduga adanya permainan dalam pengelolaan limbah B3 di salah satu perusahaan milik BUMN, diwilayah Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Barang yang diduga bukan merupakan Limbah B3 seperti peralatan elektronik dapat dikeluarkan tanpa aturan yang jelas.

Seperti diketahui pada Senin malam tanggal 3/2/2020 Tiga unit kendaraan Tronton, bermuatan alat-alat yang dicampur dengan limbah milik PT. PJB Muara Tawar (MTW), diberhentikan oleh sejumlah warga serta Ormas setempat.

Tiga unit kendaraan bermuatan tersebut dikatakan oleh ke Tiga sopir truk tersebut, bahwa ketiga truk ini bermuatan limbah milik PJB yang akan dimusnahkan di PT. PPLI.

“Ketiga mobil ini isinya limbah B3, semuanya kami ambil dari dalam PJB dan akan dikirim ke PPLI, isi dari ketiga truk ini adalah, oli bekas, Rock Wool bekas, pasir dan krikil terkontaminasi serta Sludge ini semua ada surat jalannya,”ungkap ketiga sopir ketika ditanya pihak Posek Tarumajaya.

Ketika diminta oleh pihak kepolisian setempat Sektor Tarumajaya truk pertama bernomor polisi F 9010 FF untuk membuka kabin truk yang bermuatan limbah tersebut dibuka, ada barang mencurigakan yang diduga bukan merupakan limbah B3, berbentuk seperti trafo listrik yang sudah dibungkus rapat plastik rapping.

Selain itu, pada truk kedua terdapat 56 drum yang diakui para sopir bahwa drum tersebut merupak drum yang berisi pelumas mesin atau oli bekas. Pada kendaraan ketiga bernopol F 8313 GW, terlihat ada barang besar yang dibungkus plastik rapping yang bukan merupakan limbah B3.

Jelas terlihat ada salah satu barang yang telah terbungkus rapat plastik rapping yang diduga bukan merupakan Limbah B3.

Ketika ditanya oleh sekelompok masyarakat yang menyaksikan pemeriksaan isi kendaraan tersebut, sopir yang diketahui bernama Aris T/Syahlan mengaku kalau itu isinya adalah lampu.

“Bungkusan besar itu isinya lampu pak, saya tidak tahu itu lampu apa, saya cuma hanya sopir yang diperintah untuk angkut barang dan antar ke PPLI,”jelas sopir bernama Aris T/Syahlan Senin 3/2/2020.

Dirinya mengatakan, selain itu isi karung besar yang ada di kendaraan F 8313 GW adalah pasir terkontaminasi serta Rock Wool Bekas.

Dengan ditemukannya beberapa barang yang diduga kuat bukan barang yang tergolong dalam Limbah B3, dalam kendaraan milik perusahaan Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI).

inapos.com mencoba menghubungi pihak PT.PJB Muara Tawar, Junaedi General Manager (GM) perusahaan beberapa kali dihubungi untuk konfirmasi terkait barang yang merupakan aset dan tergolong bukan merupakan limbah Berbau, Berbahaya dan Beracun bisa ikut dalam kendaraan pemgangkut limbah B3. Junaedi tidak menjawab telfoun serta pesan singkat WhatsApp wartawan inapos.com. (Fal)