Diduga, Ada Pungli Program PTSL di Kecamatan Sumber, Cirebon

0
1030
Pernyataan RT dan RW terkait biaya yang dikeluarkan

INAPOS, KABUPATEN CIREBON,- Diduga, banyak kejanggalan dan syarat pungutan liar dalam pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kelurahan Pejambon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Dugaan tersebut terjadi dalam biaya yang dikeluarkan oleh warga pemohon sertifikat yang tidak sesuai dengan SKB tiga Menteri.

Atas dugaan ini, DPD Laskar NKRI Kabupaten Cirebon melaporkan dugaan tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Cirebon.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Muh.Yahya Jaya sebagai Ketua DPD Laskar NKRI Kabupaten Cirebon ketika diwawancarai awak media usai melakukan laporan.

Menurut Yahya berdasarkan hasil pemantauan dilapangan benyak menemukan berbagai kejanggalan ataupun penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan PTSL di Kelurahan Pejambon.

Kwitansi penerimaan dari petugas kelurahaan kepada warga pemohon

Di jelaskan oleh Yahya, pada kelurahan Pejambon pada 2019 kemarin mendapat kuota program PTSL sebanyak kurang lebih 600 – 700 bidang tanah dalam dalam prateknya satgas PTSL Kelurahan Pejambon diduga kuat telah melakukan berbagai penyimpangan sebagai contoh yaitu pemohon di pungut biaya pembuatan Sertifikat di atas ketentuan SKB tiga mentri ( Rp.150.000). Namun pemohon di pungut hingga mencapai Rp.1.250.000 dan parahnya lagi pemohon oleh satgas atau panitia PTSL hanya di beri kwitansi pembayaran senilai Rp.150.000.

Selebihnya tidak dibuatkan kwitansi sesuai dengan pembayaran pemohon serta pemohon tidak pernah ada penjelasan kelebihan pembayaran tersebut untuk apa.

 

Pernyataan RT dan RW terkait biaya yang dikeluarkan

Lebih jauh Moh. Yahya Jaya menjelaskan sebelum pihaknya melaporkan hal ini ke Kejari Cirebon dan pihaknya sudah melakukan berbagai hal untuk mencari solusi baik dengan cara mediasi dengan pihak kelurahan maupun dengan demo masa, namun belum pernah ada titik terang sehingga dengan dasar itu pihaknya melaporkan secara resmi ke kejaksaan.

Lah ini agar ada tindakan tegas dan minimalnya memberi efek jera kepada desa atau Kelurahan sebagai penerima bantuan program PTSL.

Ketika hal ini didampaikan kepada Camat Sumber, Nanang S menyampaikan bahwa semua telah sesuai.

“Semua sudah tidak ada masalah dan pihak Kejaksaan juga sudah memeriksa kami dan tidak ada masalah dalam pelaksanaan program PTSL ini. Ini hanya ulah beberapa gelintir oknum saja,” jawab Nanang, Senin (20/1/2020) usai acara pembagian sertifikat.