Diduga, Ada Penyelewengan Pada Program Air Bersih Desa Kecomberan

0
150

INAPOS, KABUPATEN CIREBON, Pemerintah Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon yang mendapat Program air bersih sekitar di tahun anggaran 2015 dan 2016, namun hingga kini program tersebut kurang dirasakan warga serta mulai menjadi perbincangan warga sekitar.

Berdasarkan keterangan Yuni Angraeni Bendahara Program tersebut memaparkan bahwa ada kejanggalan dalam program itu.

“Terkait pekerjaan program Weslik kami sudah melaksanakan dan merealisasikan fisiknya, namun pekerjaan yang seharusnya swakelola terkesan direkankan, sebab dalam program tersebut keterlibatan kuwu yang mengarahkan agar direkankan pemborong dan saya merasa kecewa karena saya seolah-olah bonekanya pak kuwu”, sesalnya saat dikonfirmasi (14/09/19) di rumahnya.

Selain itu, dalam program air bersih tersebut Yuni memaparkan teknis dan mekanisme pencairan program tersebut.

” Ada yang di palsukan tanda tangannya, yaitu tanda tangan Pak Kuwu agar dana dari dinas terkait segera turun, hal itu bisa terjadi dikarenakan saat itu Pak kuwu sedang keluar kota,” ungkapnya Yuni.

Diceritakannya oleh Yuni, ” Kita semua ada bukti kwitansinya mas, dari mulai pembayaran bahkan kwitansi pak kuwu meminta duit, hanya saja yang senilai Rp. 5.000.000, tidak ada tanda buktinya, tapi ada saksinya kok”, terang Yuni.

Selang beberapa menit Mashuri Ketua Program tersebut datang mendampingi Yuni saat ditemui beberapa awak media yang mengkonfirmasi tentang program air bersih di Desa Kecomberan.

Sangat disayangkan program tersebut yang harusnya dikerjakan seakelola akan tetapi dikerjakan oleh rekanan, namun hal ini dibantah oleh Kuwu Maman bahwa pekerjaan tersebut tidak direkankan, adapun terkait tanda tamgan yang dipalsukan memang benar.

“Terkait pekerjaan tersebut tidak direkankan melainkan dikerjakan orang sendiri dan tentang tanda tangan palsu memang benar, tapi saat itu saya tidak keluar kota mas”, terangya Kuwu Maman saat dikonfirmasi (15/09/19) di rumahnya.

“Dan terkait uang Lima Juta rupiah memang benar mas, tapi saya pinjam secara pribadi”, tuturnya Kuwu Maman.

Editor : Cecep S

Wartawan : Hadi Tato


Komentar Anda?