Di Tengah Keterbatasan, Gubernur Bengkulu Jalankan Silaturahmi Lebaran Secara Virtual

0
42
BENGKULU.- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memberikan arahan sekaligus acara halal bihalal dan silahturahmi Keluarga Besar Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu secara Virtual Meeting/Zoom Meeting, ruang pola pemda provinsi Bengkulu, Selasa (26/5/20).

Menurut Gubernur Rohidin, kita memang dihadapkan pada situasi wabah Covid-19 yang tentu memberikan efek besar bagi tatanan kehidupan manusia. Namun, kita tidak boleh kalah ataupun mundur dalam situasi ini. Justru yang kita perlu mulai adalah menyesuaikan diri pada pola kehidupan baru seperti ini.
“Pola halal bi halal ataupun bersilaturahmi secara virtual merupakan sesuatu hal baru bagi kita. Dan mungkin selama perjalanan hidup kita, saat inilah menjalani ibadah ramadhan dan merayakan idul fitri dengan cara berbeda. Seperti hal nya kehidupan di alam bebas, bagaimana kita harus beradaptasi dengan alam serta lingkungannya,” ungkap Rohidin.
Lebih lanjut, Gubernur Rohidin menjelaskan slogan new normal life perlu dibudayakan di masyarakat, agar beberapa aktivitas di masyarakat kembali dimulai sehingga terus tercipta produktivitas serta perekonomian kembali berjalan normal. Ini merupakan upaya menciptakan cara pandang baru, bagaimana menghadapi dan menyesuaikan diri disaat situasi seperti ini.
“Edukasi ke masyarakat untuk tetap memakai masker, rajin mencuci tangan, ciptakan lingkungan bersih dan sehat, serta menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat merupakan salah satu bentuk new normal life atau gaya hidup baru. Hal ini diupayakan, sebab tidak mungkin kita mengeliminasi virus yang sudah menyebar, serta tidak kasat mata, untuk hilang dengan waktu cepat,” jelas Gubernur Rohidin.
Untuk Provinsi Bengkulu, saat ini kasus Konfirmasi yang dihadapi ada 69 kasus dan diantara itu yang benar-benar butuh penanganan medis atau sakit dengan gejala klinis sangat sedikit. Bahkan banyak diantaranya, tidak memiliki gejala atau OTG.
“Situasi kasus konfirmasi Covid-19 yang dihadapi Bengkulu, membangkitkan semangat kita bahwa kita mampu berhadapan, mampu berdampingan dengan wabah ini. Namun, harus betul-betul menjaga diri dengan menjalankan protokol kesehatan,” pungkas Rohidin.
Sementara hadir sebagai penceramah, Ustad Farhan menyampaikan pada situasi wabah ini kita harus tetap bersyukur, apapun musibah yanh sedang dihadapi tentu akan muncul hikmah dibalik itu.
“Syukuri musibah yang dihadapi, apabila kita tetap bersyukur ditengah musibah pasti  akan ada sesuatu yang berharga dibalik hal tersebut. Karena Allah SWT telah menjanjikan itu dalam al Qur’an,” terang Farhan. (Red)