INAPOS, JAKARTA,- Kasus dugaan pemalsuan dengan terlapor FS warga Cirebon yang dilaporkan ke Bareskrim Polri pada bulan April 2019 lalu dan dilimpahkan ke Polda Jawa Barat (Jabar) akan memasuki babak baru.“Kasus tetap jalan dan pada bulan Agustus yang akan datang, akan dilakukan konfrontir dihadapan penyidik Polda Jabar,” jawab DR.H.Razman Arif Nasution. S.H, S.Ag, MA, (Ph.D) sebagai pengacara IE selaku pelapor ketika ditanyakan perkembangan laporan yang telah dibuat apakah jalan dtempat atau berjalan terus, Sabtu (18/7/2020) melalui pesan Whatsapp.

Menurut Razman, pihaknya mendesak kepolisan dalam hal ini penyidik secepatnya memproses laporan tersebut. “Penyidik secepatnya memproses laporan kami demi tegaknya hukum,” ujarnya.

“Saya selaku pengacara IE pun meminta agar klien saya mau dikonfrontir dengan FS agar penyidik bisa melihat kebenarannya untuk selanjutnya menentukan siapa yang menjadi tersangka,” tegas Razman pula.

Menyikapi dugaan lambannya laporan yang telah dilayangkan sejak satu tahun yang lalu ini, Lembaga Kajian dan Investigasi Nusantara melalui Humasnya Priyo Andi Dwiwoko ikut memberikan komentar.

“Pihak penyidik perlu dipertanyakan juga mengapa kasus ini begitu lama berjalan, ya. Padahal jika saya melihat laporan tersebut dibuat sejak April 2019 lalu yang berarti sudah lebih satu tahun belum juga ada penetapan tersangka, ” tanya Priyo saat dimintai tanggapannya.

Priyo menambahkan pula, jika memang sudah cukup bukti seharusnya penyidik segera menetapkan status tersangka. ” Jika melihat pengacaranya Bang Razman, saya yakin bukti-bukti cukup kuat untuk dilaporkan. Saya melalui lembaga saya akan ikut memantau persoalan ini, jika memang diperlukan, kita akan mempertanyakan juga lambannya penanganan laporan tersebut,” tutup Priyo.