Dedi Hanya Mendapatkan 24 Suara Di TPSnya

Dedi Hanya Mendapatkan 24 Suara Di TPSnya

KOTA SUKABUMI РCalon Wali Kota Sukabumi dari pasangan nomor urut 4, Dedi R Widjaja logowo saat mengetahui hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 23 Kelurahan Kecamatan Cibeurem Kota Sukabumi (27/6) kemarin.

Meski sempat merasa heran, Politisi Partai Gerindra ini mengaku sudah siap menerima apapun hasil dari proses perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Sukabumi tersebut.

Pantauan inapos.com di TPS 23 Kelurahan Cibeurem tersebut, Pasangan Calon (Paslon) Dedi – Hikmat Nuristawan (Dermawan) hanya meraih suara sebanyak 24 suara, sedangkan Paslon Fahmi – Andri (Faham) menang di TPS tersebut dengan memperoleh suara sebanyak 278 sementara Paslon Jona – Hanafie mendapatkan 51 suara dan Paslon Mulyono – Ima hanya mendapatkan 46 suara. “Ini membuktikan bahwa Paslon Faham sangat diterima dan diinginkan warga masyarakat untuk menjadi pemimpin,” kata Ketua Jasmi Kota Sukabumi, Ari Raden Koesoemo Hutaripto saat dihubungi selulernya Kamis (28/6).

Seharusnya, lanjut politisi berlatar belakang pengusaha tersebut mengungkapkan, di TPS tempat paslon berdomisili biasanya calon mendapatkan proleham suara yang signifikan jika dibanding dengan calon lainnya, namun yang terjadi kemudian ini malah sebaliknya. “Ini artinya ketokohan Kang Fahmi dan Kang Andri sangat diakui oleh warga, dan menurut saya ini patut untuk di apresiasi,” ungkapnya.

Pantauan Jasmi di 527 TPS yang tersebar di Kota Sukabumi, Paslon Faham mendapatkan suara dengan perolehan rata – rata yakni 100 sampai 200 suara per TPS sementara tiga paslon lainnya hanya dikisaran 100 – 40 an bahkan ada paslon yang tidak sama sekali mendapatkan suara.

“Pantauan kita secara langsung yang teejadi real seperti itu di setiap TPS, Faham selalu unggul namun hanya di beberapa TPS saja Faham menempati posisi kedua setelah Pa Mulyono, Pa Jona, Pa Hanafie, Bu Ima, tapi jika dirata – ratakan, Faham unggul di seluruh TPS,” pungkasnya. (Eko Arif)


Komentar Anda?