Danrem 063/SGJ Sambangi Korban Banjir

0
398
KABUPATEN CIREBON.- Komandan Korem 063/SGJ Kolonel Inf Veri Sudijanto Sudin SIP turun langsung melaksanakan Evakuasi Korban Bencana Banjir akibat luapan sungai Cisanggarung di Desa Cilingkrang Kec. Pasaleman Kab. Cirebon, Jum’at  (23/2).

Intensitas Curah hujan sangat tinggi mengakibat sungai Cisanggarung meluap mengenangi 3 Desa di Kec. Pasaleman Kab cirebon dengan ketinggian rata-rata 1,5 Meter atau sepinggang orang Dewasa, ada rumah, jiwa yang teredam.
“Saya memerintah Dandim 0620/Kab Cirebon dan Dandenbekang Cirebon untuk mendirikan Posko dan Dapur umum serta layanan kesehatan masyarakat, serta saya akan terus berkoordinasi dengan Pihak-pihak terkait untuk untuk menanggulangi bencana alam ini.
Bencana alam merupakan peristiwa luar biasa yang dapat menimbulkan penderitaan luar biasa bagi yang mengalaminya. Bahkan, bencana alam dapat menimbulkan banyak korban cedera maupun meninggal dunia. Bencana alam juga tidak hanya menimbulkan luka atau cedera fisik, tetapi juga menimbulkan dampak psikologis atau kejiwaan. Hilangnya harta benda dan nyawa dari orang-orang yang dicintainya, membuat sebagian korban bencana alam mengalami stress atau gangguan kejiwaan. Hal tersebut akan sangat berbahaya terutama bagi anak-anak yang dapat terganggu perkembangan jiwanya. Mengingat dampak yang luar biasa tersebut, maka penanggulangan bencana alam harus dilakukan dengan menggunakan prinsip dan cara yang tepat,” ungkap Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Veri Sudijanto Sudin SIP pada saat mengevakuasi Korban.
Danrem menambahkan dalam Undang-undang Republik Indonesia nomor 24 tahun 2007 tanggal 26 April 2007 yang  mengatur Perannya TNI untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi di daerah.
“Dalam pelaksanaannya TNI sudah membentuk Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) yang selalu siap digerakkan sewaktu-waktu bila terjadi Bencana Alam,” imbuhnya.
Lebih lanjut Danrem menekankan kepada seluruh pihak terkait terutama anggota Korem 063/SGJ dan Kodim 0620/kab Cirebon untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, penuh rasa tanggung jawab, dedikasi tinggi, adakan koordinasi sebaik mungkin dan jaga kebersamaan serta kekompakan dalam melaksanakan tugas.
“Segera koordinasikan ulang hal-hal yang sudah menjadi tugas tanggung jawab masing-masing sehingga tidak terjadi tumpang tindih maupun salah prosedur dalam pelaksanaannya,” pungkasnya. (Rls/Kris).