Dandim 0808/Blitar Hadiri Upacara HUT Provinsi Jawa Timur Yang Ke 73

0
34

Blitar – Dalam Rangka memperingati Hari jadi Provinsi Jawa Timur yang ke 73, pemerintah Kota Blitar menggelar upacara bertempat di depan halaman Kantor depan Walikota Blitar, Jum’at (12/10/2018).

 

Dengan mengusung Tema “Makmurkan Jawa Timur melalui Industri UMKM berbasis Digital”,

Hadir dalam upacara tersebut Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto,SE, Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar,S.I.K, Anggota DPR Kota Blitar, Sekda Kota Blitar Drs. Rudi Wijanarko, para Asisten jajaran Kota Blitar, Kadis dan jajaran OPD Kota Blitar yang diikuti oleh Anggota TNI-POLRI, Anggota Satpol PP, Anggota Dishub para ASN dan para pelajar yang ada di kota Blitar.

Dalam amanat Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo yang dibacakan oleh Wakil Walikota Blitar Drs. Santoso M.pd selaku inspektur upacara mengatakan “mengiringi rasa syukur di momen hari jadi Provinsi Jawa Timur yang ke 73 saya juga ingin menyampaikan selamat Hari jadi TNI yang ke 73 yang baru saja diperingati.

Selanjutnya perkenankan saya atas nama provinsi Jawa Timur menyampaikan ikut berduka cita atas musibah yang telah menimpa saudara kita di Nusa Tenggara Barat dan di Sulawesi Tengah.

Peringatan Hari jadi Provinsi Jawa Timur yang ke 73 merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, kebanggaan daerah serta memperkuat rasa kecintaan masyarakat di wilayah Jawa Timur.

Tema peringatan hari jadi ke 73 provinsi Jawa Timur kali ini adalah “Makmurkan Jawa Timur melalui Industri UMKM berbasis Digital” merupakan sebuah tekad dan semangat Provinsi Jawa Timur membangun ekonomi berbasis Digital, agar mampu tumbuh inklusif dan berkelanjutan dengan fokus pada segmen Industri UMKM “kata Wakil Walikota Blitar Saat membacakan amanat Gubernur Jawa Timur.

Lanjut Wakil Walikota “perkembangan teknologi informasi telah di manfaatkan oleh sebagian besar penduduk usia produktif untuk melakukan aktifitas kreatif dan produktif menghasilkan nilai tambah ekonomi yang tidak sedikit.

Imbasnya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan sehingga bonus demografi dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

Disamping itu perlu saya ingatkan kembali untuk kita semua bahwa ditengah kita membangun ekonomi melalui peningkatan kualitas SDM untuk mampu tumbuh berkelanjutan faktor penting yang tidak boleh dihapus adalah faktor non ekonomi yaitu aman dan nyaman.

Dibutuhkan prasyarat situasi dan kondisi yang kondusif untuk setiap pelaku ekonomi, oleh karena itu marilah kita bersama Forkopimda para Bupati, Walikota bersama masyarakat bergandengan tangan membangun bumi Pertiwi Jawa Timur menuju kesejahteraan yang lebih baik serta berkeadilan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.(Red).


Komentar Anda?