CV. Dove Tutup Saluran Warga, Dampak Banjir Serta Limbah B3 Masuk Rumah Warga

0
853

Dampak banjir tak kunjung surut, Keberadaan Pabrik Pewarna Pakaian di wilayah Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Limbah yang diduga berbahaya (B3) milik CV. Dove masuk kerumah warga.

Inapos Bekasi – Diduga dampak penutupan saluran pembuangan milik warga Kampung Penggilingan Tengah Kebalen, sejumlah warga Rt 005 dan Rt 002 Rw 004  Kelurahan Kebalen hingga kini tidak dapat menempati rumahnya, lantaran dampak banjir yang hingga kini masih merendam puluhan rumah warga.

Dampak penutupan saluran yang dilakukan oleh salah satu perusahaan pewarna pakaian, yang berdomisili di Kelurahan Kebalen Rt 005 Rw 004 Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, lumpur serta genangan air dampak banjir sejak 31 Desember 2019. Hingga saat ini sejumlah rumah warga terkena dampak tidak bisa menempati serta mengevakuasi perabotan rumah tangga.

Salah satu perusahaan perwarna pakaian CV. Dove yang menggunakan bahan – bahan kimia berbahaya, diketahui beberapa karung bahan kimia milik perusahaan hanyut ke beberapa rumah warga, bahkan bahan kimia tersebut mencemari genangan air yang mengalir ke beberapa rumah warga.

Seperti yang dikatakan sejumlah warga Rt 005 dan Rt 002 Kampung Penggilingan Kebalen, sejumlah saluran yang ada diwilayah sudah ditutup oleh perusahaan yang ada diwilayahnya.

“Saluran pembungan yang pernah ada diwilayah kami, saat ini sudah di tutup oleh pabrik CV. Dove. Dampak dari penutupan tersebut aliran pembungan sisa lumpur serta air dampak dari banjir menggenangi rumah – rumah warga,”ucap sejumlah warga Rt 005 dan Rt 002.

Seperti salah warga yang disapa Bapak Ketong (68) menuturkan dampak dari banjir sejak 31 Desember kemarin, dirinya beserta keluarga dan beberapa warga lainnya hingga saat ini tidak dapat mengevakuasi perabotan rumah tangganya.

“Semua terendam banjir, bahkan lumpur – lumpur serta bahan kimia dari pabrik pewarna pakaian CV. Dove masuk kedalam rumah warga, hingga saat kami tidak dapat membersihkan dan mengevakuasi barang – barang,”ujar Bapak Ketong Minggu 5/1/2020 di aula penampungan aula Al – Mabrur.

Salah satu warga yang memegang bahan kimia yang masuk ke dalam rumahnya terkena dampak aliran limbah milik CV. Dove

Hingga saat ini kami sejumlah warga dari 2 Rukun Warga (RW) diantaranya Rt005/004 dan Rt002/005 Kampung Penggilingan Kebalen, hingga saat ini belum mendapatkan bantuan, baik itu dari Pemerintah ataupun Baznas, bahkan evakuasi terhadap warga pun kami tidak mendapat bantuan.

Ditambahkan Sumeri (68) warga Rt 002 Rw 002 menyebut dengan keberadaan pabrik CV. Dove sejak 2011 lalu, kami merasa resah lantaran perusahaan menutup saluran pembuangan air disekitaran warga.

“Ada saluran yang ditutup oleh pihak perusahaan, sementara saluran tersebut merupakan saluran besar yang langsung mengalir ke sungai, akan tetapi saluran tersebut saat ini sudah ditutup oleh pihak perusahaan,”tutur Sumeri kepada wartawan.

Dikatakan Sumeri, dari dampak banjir kemarin kami sangat mengharapkan bantuan baik berupa pakaian serta makanan. Namun bantuan tersebut belum juga kami dapatkan.

Selain itu, kami dari sejumlah warga menolak keberadaan pabrik yang sudah mencemari lingkungan setempat. Pasalnya, bau yang tidak sedap serta pencemaran lingkungan dari limbah cair yang sudah mencemari aliran sungai membuat ke kawatiran warga. Tutupnya. (Fal)