Cegah Covid-19, Kelurahan Argasunya Gelar Roadshow Edukasi Kepada Masyarakat

0
547

KOTA CIREBON.- Dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran pandemic Covid-19. Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon melakukan roadshow edukasi.

Kegiatan tersebut dimulai dari Kantor Kelurahan Argasunya, Patok Besi, Kopi Luhur, Kedung Mendeng kembali ke kantor kelurahan, Jumat (17/4/20).

Dalam roadshow tersebut juga di sejumlah tempat membagikan ratusan masker dan nasi kotak kepada masyarakat di sepanjang perjalanan yang dipimpin langsung Lurah Argasunya, Whisynu Zakiantar Erlangga, petugas Puskesmas Sitopeng, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, KSB dan petugas Kelurahan Argasunya.

Lurah Argasunya, Whisynu Zakiantar Erlangga mengungkapkan, pembagian masker tersebut untuk mengedukasi masyarakat agar setiap bepergian atau kontak dengan orang lain harus selalu menggunakan masker.

“Masker itu salah satu alat pelindung diri (APD) untuk mencegah penularan Covid-19,” kata Whisynu.

Ia menyebut, di Kelurahan Argasunya yang terkena ODP sebanyak 77 orang tetapi jumlah tersebut terus berkurang karena adanya masa inkubasi selama 14 hari.

“Dari 77 ODP yang melapor ke Puskesmas ada tujuh orang. Dari tujuh orang itu sekarang sudah sembuh, Alhamdulillah di Kelurahan Argasunya tidak ada yang PDP,” sebutnya.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi masalah Covid-19 yang bekerjasama dengan Puskesmas Sitopeng setiap hari Jumat setalah Sholat Jumatan hingga memasuki bulan Ramadhan.

Whisynu berharap, dari kegiatan ini pihaknya menginginkan masyarakat Kelurahan Argasunya terbebas dari wabah Covid-19. Ia mengimbau masyarakat dapat mengikuti ajuran yang sudah ditetapkan pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Tenaga Promosi Kesehatan Puskemas Sitopeng, Siti Fatimah mengatakan, imbauan yang dilakukan pemerintah supaya masyarakat sadar bahayanya wabah Covid-19 ini dan bagaimana cara pencegahannya.

“Kami juga mengimbau masyarakat supaya berperi laku hidup sehat dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan yang terpenting tetap tinggal di rumah, kalau tidak penting sama sekali usahakan jangan keluar rumah untuk sementara,” katanya.

Menurut Siti, berdasarkan cacatan di Puskesmas Sitopeng, ODP yang ada di Kelurahan Argasunya didominasi warga RW 09 Cibogo dan RW 07 Sumurwuni, karena di kedua RW tersebut banyak pedagang buah-buahan, kain dan lainnya yang berdagang di Jakarta.

“Saat ini mereka pada pulang kampung karena kondisi di tempat mereka berdagang sedang sepi ditambah pula di Jakarta sedang diberlakukan PSBB,” ucapnya.

Selain itu, tambah dia, setiap warga yang baru pulang mudik terutama yang berasal dari zona merah, mereka didata oleh RT dan RW setempat dan diimbau untuk tidak keluar rumah selama 14 hari tanpa kontak dengan keluarga lain.

“Kalau selama 14 hari ternyata tidak menunjukan adanya gejala tertular Covid-19, berarti dia aman,” pungkasnya. (Kris)