BATAM.- Berdasarkan laporan masyarakat, Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Trisula Bakamla RI dengan kapal patroli Catamaran 503 berhasil mengamankan dua kapal yang diduga terlibat aktifitas perdagangan BBM illegal di Perairan Tanjung Sauh, Batam, sebagaimana informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Unit Penindakan Hukum (Ka UPH) Bakamla RI Laksma Bakamla Parimin Warsito, S.H., saat terjun langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (11/12/19).
RIAU.- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D., dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo, beserta rombongan meninjau lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Pekanbaru, Provinsi Riau.
BATAM.- Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) melakukan pengejaran terhadap Kapal United States Coast Guard (USCG) Cutter Stratton, di Perairan Batu Ampar, Batam,  kemarin.
BATAM.- Suasana akrab mewarnai pertemuan Komandan kapal Coast Guard dari dua negara, yakni Komandan KN Tanjung Datu 301 Bakamla RI/IDNCG Kolonel Bakamla Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han), M.Mar. dan Komandan Kapal US Coast Guard Cutter Stratton WMSL 752, Capt. Bob Little, di Dermaga 99 Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Jumat (9/8/19).
PEKANBARU.– Kepala BNPB Doni Monardo mengajak dan mengimbau semua komponen untuk menghentikan kebakaran hutan dan lahan (karthutla) di wilayah Riau. Doni menyampaikan pesan ini sebelum berkunjung ke wilayah Desa Sungai Tohor, Kabupaten Meranti, Riau pada Jumat (2/8).
RIAU.- Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,S.I.P. dan Kapolri, Jenderal Pol Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D. melaksanakan kunjungan kerja ke Polda Kepulauan Riau, Nongsa, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (27/7/19).
BATAM.- Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri, Jenderal Pol Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D. meninjau Pulau Nipah, Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (27/7/19).
PEKANBARU.- Prajurit TNI yang akan ditugaskan dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) antara Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Sektor Barat dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 132/Bima Sakti harus tetap menjaga nama baik dan kehormatan diri, satuan, bangsa dan negara.Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan ratusan Prajurit Yonif Raider 132/BS saat memimpin Apel Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-RTDL Sektor Barat, bertempat di lapangan Batalyon Infanteri Raider 132/Bima Sakti, Bangkinang, Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (26/7/19).Panglima TNI berpesan bahwa setiap anggota harus menguasai sosial budaya masyarakat setempat. Termasuk diantaranya aturan-aturan adat yang ada. “Jangan terpengaruh budaya negatif yang ada, termasuk diantaranya kegiatan-kegiatan illegal sperti penyelundupan, narkoba, mabuk-mabukan, asusila,” harapnya.“Pada setiap tim harus menguasai gambaran awal situasi dan kondisi wilayah yang menjadi tanggung jawabnya, termasuk kerawanan-kerawanan yang mungkin timbul. Apabila kalian menemukan permasalahan yang tidak dapat kalian selesaikan, segera kalian laporkan ke Komando atas,” ujarnya.Lebih lanjut dikatakannya bahwa Prajurit Satgas harus menguasai sosial budaya masyarakat setempat. Termasuk diantaranya aturan-aturan adat yang ada dan unsur Komandan jangan pula tanggung jawabnya untuk melaksanakan pembinaan mental maupun pembinaan personel secara keseluruhan.“Pengamanan perbatasan di wilayah rawan tidak sekedar mengamankan patok, tetapi juga memenangkan hati dan pikiran rakyat. Artinya Satgas harus dekat dengan rakyat, tetapi tetap memperhatikan faktor keamanan,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menghimbau walaupun sedang melaksanakan tugas teritorial, setiap prajurit tetap disiplin menjaga kesehatan. Daerah operasi adalah daerah endemik malaria dan waspadai tingginya angka penderita AIDS.Diakhir pengarahannya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan pelihara moril, jiwa korsa, dan kekompakan, serta disiplin dalam pelaksanaan tugas. Isi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif. “Saya percaya kalian semua dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, karena kalian adalah prajurit ksatria yang terlatih dan profesional,” pungkasnya. (Red)
BATAM.- Kemampuan personel Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) terus diasah. Meskipun dalam rangkaian kegiatan sehari-hari, latihan rutin tetap dilakukan. Hal ini untuk terus membina kemampuan personel, dan juga membiasakan personel khususnya dalam keadaan darurat.Salah satu bentuk rutinitas latihan tersebut tergambar dalam kegiatan anak buah kapal (ABK) KN. Tanjung Datu 301 Bakamla RI. Latihan rutin tersebut berupa latihan peran pemadam kebakaran, latihan peran meninggalkan kapal, dan latihan sea survival. Kegiatan dilakukan di atas KN. Tanjung Datu 301 yang sedang sandar di Perairan Batu Ampar, Batam, Kamis (25/7/19). Sejumlah puluhan ABK KN. Tanjung Datu 301 mengikuti kegiatan latihan rutin ini. Berlaku sebagai pelatih, adalah Komandan KN. Tanjung Datu 301 Kolonel Bakamla Capt. Nyoto Saptono, S.H.,M.Si (Han) M.Mar., Palaksa Mayor Bakamla Perdin Saragih, S.E., dan KKM letkol Bakamla Maswir, S.T. Selain untuk meningkatkan respon ABK terhadap keadaan darurat di atas kapal, kegiatan ini juga melatih pola pikir dan pola tindak ABK saat dalam keadaan terdesak. Dalam situasi apapun, personel Bakamla RI/IDNCG harus selalu siap dan dapat mengendalikan keadaan. Semua ini dilakukan untuk dapat memberikan pelayanan maksimal dalam mengamankan perairan Nusantara. (Red)