SUMEDANG.- Pemerintah Kabupaten Sumedang terima sosialisasi program tani milenial melalui setda bidang perekonomian provinsi Jawa barat yang dilaksanakan di gedung Negara Sumedang, Selasa (23/11/21).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Sumedang, Kepala Bidang Setda Perekonomian Jawa barat, Setda Perekonomian Kabupaten  Sumedang, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan serta instansi terkait.

Bupati Sumedang Dony Ahmad mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan adanya sosialisasi program pertanian milenial melalui Kabiro perekonomian Setda provinsi Jawa barat untuk mensejahterakan pertanian masyarakat dan membuka lapangan kerja terutama diberikan kepada generasi milineal agar lebih tertarik lagi berusaha dalam sektor pertanian.

“Dalam Covid ini, hanya 3 bidang atau sektor yang tidak terganggu, yakni pertanian, kesehatan dan pada bidang informasi. Berdasarkan dari data sedikit dari milenial muda yang masuk memilih menjadi tani,” ujar Bupati.

“Dengan adanya program tani milenial, lanjut dia, ini akan menumbuhkan semangat minat kaum milenial ikut dalam bertani. Selanjutnya nanti akan ada program yang akan disediakan secara khusus atau secara terintegrasi, mulai dari perencanaan sampai dengan pelepasannya, mulai dari lahan dan modal, termasuk ofsekernya semuanya sudah disiapkan.

“Berharap dengan adanya program dari pak gubernur ini, mudah – mudahan petani milenial muda akan tertarik, yang artinya, meskipun bekerja atau tinggal di desa namun rezekinya kota,” terangnya.

Sementara itu, Kabiro Ekonomi Desa Provinsi Jawa Barat, Beny Bachtiar mengatakan, sebagai tindak lanjut dari program dari Provinsi Jawa Barat yang sebelumnya sudah dilaksanakan pada tahun 2021 lalu yang mana telah membuka pendaftaran bagi petani milenial melalui web dan yang mendaftar mencapai 9 ribu pendaftar, namun seiring perjalanan terkendala beberapa hal yang dihadapi termasuk masalah domisili dan dan faktor usia.

Berdasarkan hasil dari evaluasi ternyata ada kesalahan dalam kerjasama atau melibatkan dengan tingkat kabupaten.

“Berdasarkan dari arahan pak gubernur Jawa barat,untuk segera melakukan sosialisasi terhadap 12 kabupaten di Jawa barat termasuk di Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Masih kata dia, ternyata dari hasil sosialisasi yang sudah dilakukan hampir semua kepala daerah sangat merespon dalam program ini.

Dengan program tani milenial yang akan dilaksanakan, ke depannya dapat menciptakan lapangan kerja bagi tani milenial muda.

“Mengingat tingkat pengangguran di Jawa Barat masih tinggi, sebagai upayanya dapat membuat sesuatu,agar milenial muda dapat beraktifitas,dan yang paling utama adalah bagaimana dapat menahan arus globalisasi perubahan dari tingkat desa dan perkotaan,” pungkasnya. (Uyayi)