Bupati Cirebon Minta 500 Sarung ke BJB

0
105

INAPOS, CIREBON,- Karena mencukupi kebutuhan Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) orang ramai ramai untuk datang ke berbagai toko dan pusat perbelanjaan untuk memborong pakaian yang akan digunakan Lebaran termasuk sarung.

Namun Bupati Cirebon bukannya membeli sarung tapi malah ia meminta bantuan kepada pimpinan Bank BJB Kantor Cabang Sumber sebanyak 500 sarung.

Secara aturan dan secara hukum tidak diperbolehkan karena praktek tersebut bisa dikategorikan gratifikasi atau suap.

Surat permohonan Sarung

Hal ini terungkap pada Surat permohonan bantuan dengan menggunakan kop surat  Bupati beredar di Kabupaten Cirebon, pada Minggu (9/05/2021) seerti yang diterima Redaksi. Bahkan surat tersebut langsung ditandatangani Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi dengan stampel basah.

Dalam surat tertanggal 15 April tersebut, Bupati meminta bantuan sarung kepada pimpinan Bank BJB KC Sumber.
Tidak tanggung-tanggung, bantuan yang diminta Bupati pada surat tersebut, jumlahnya mencapai sebanyak 500 sarung dengan menyebutkan merk sarung yang diminta yaitu BHS. Permohonan Bupati ini sebagaimana tertera pada surat Nomor 451.1/090/kesra.

 

Dalam surat tersebut, memang disebutkan beberapa dasar dari permohonan bantuan ini.
Diantaranya, Perda Kabupaten Cirebon Tahun 2020 tentang APBD tahun 2021 (lembar daerah Kabupaten Cirebon no 11 seri A).

Kemudian, Perbup Nomor 154 tahun 2020 tentang penjabaran APBD tahun 2021 (lembar daerah no 157 seri A).

Masih yang menjadi dasar surat ini, juga keputusan Buoati no 978/kep 81-kesra 2021tentang besaran
Pemberian bantuan program kepada pemerintah desa untuk masjid, mushola dan guru ngaji serta masjid lokasi safari Ramadhan tahun anggaran 2021.

Terakhir yang dijadikan dasar dari surat permohonan ini adalah dokumen pelaksanaan anggaran kegiatan safari Ramdhan dan Nuzulul Qur’an pada bagian kesra setda tahun anggaran 2021.

Saat dihubungi melalui pesan singkat, Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi belum memberikan respon.

Bahkan sampai berita ini diturunkan, Redaksi mencoba meminta tanggapan kepada salah satu pejabat di BJB KC Sumber, belum memberikan respon. (Cep’s)