Bupati Cirebon Diminta Awasi Pembangunan

0
341

INAPOS, BANDUNG,- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil secara resmi melantik Imron Rosyadi sebagai Bupati Cirebon sisa masa jabatan 2019-2024.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilakukan di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (1/10/19).

Pelantikan Imron merupakan implementasi dari Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 yang mengamanatkan bila terjadi kekosongan kepala atau wakil kepala daerah, maka harus dilakukan pengisian jabatan tersebut.

Imron tandatangani SK Bupati

Imron sendiri sebelumnya menjabat posisi Wakil Bupati Cirebon. Adapun hingga diusulkan oleh DPRD Kabupaten Cirebon sebagai bupati definitif dan resmi dilantik, Imron menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cirebon.

Terkait pelantikan Bupati Cirebon, Ridwan Kami yang akrab disapa Kang Emil ini berharap kepala daerah definitif ini dapat menghilangkan keterbatasan kewenangan dan semakin memperlancar tugas pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Cirebon.

“Atas nama pribadi dan pemerintah provinsi saya ucapkan selamat kepada Bupati Cirebon Imron dan segenap masyarakat Cirebon yang akhirnya memiliki kepala daerah definitif,” kata Emil.

Untuk Kab. Cirebon yang belum memiliki Wakil Bupati, Emil mengingatkan kepada Bupati dan DPRD Cirebon agar segera melakukan pengisian jabatan untuk Wakil Bupati sesuai mekanisme dan amanat pasal 176 UU Nomor 10 tahun 2016.

Tak lupa, Emil menegaskan bahwa kepala daerah dan aparatur sipil negara harus memegang tiga nilai dasar yaitu profesional, integritas, dan melayani sepenuh hati.

Kepala daerah, lanjut Emil, juga harus menjadi pribadi yang kuat dan berani untuk tidak melakukan perilaku koruptif.
“Ini agar tidak terulang lagi kejadian operasi tangkap tangan oleh KPK di lingkungan pemerintah daerah di Jawa Barat,” tegas Emil.

“Mohon pelajari hikmah dari pemimpin-pemimpin sebelumnya, ambil yang baik untuk diteladani dan yang kurang baik jadikan introspeksi,” tambahnya.

Selain itu, Emil mengatakan bahwa di masa kepemimpinannya, reformasi birokrasi Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar harus mencapai kesuksesan, termasuk reformasi dengan digital dan cepat merespons pengaduan masyarakat.

Emil juga mengingatkan, Indonesia diprediksi akan menjadi negara adidaya nomor tiga dunia dalam 30 tahun ke depan dengan tiga syarat, yaitu generasi mudanya harus kompetitif dan inovatif, pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, serta sosial politik harus jauh dari pertengkaran.

“Jadi saya titip jangan ada pertengkaran untuk hal-hal rutin seperti Pilkada. Jangan sampai terjadi di Cirebon,” kata Emil.

Terakhir, terdapat pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Kang Emil berujar pihaknya tengah menata ulang obyek wisata Pantai Baro Gebang. Kepada Bupati Cirebon Imron, Emil pun memintanya untuk terus mengawasi pembangunan tersebut agar rampung sesuai target.

Selain itu, Emil juga fokus menata obyek wisata religi Makam Sunan Gunung Jati. “Mudah-mudahan ribuan orang yang datang setiap harinya bisa berziarah dengan lebih nyaman dan bermartabat,” ujarnya mengakhiri. (Red)