Sekda Butur Muhammad Hardhy Muslim, SH., M.Si Menyerahkan Berkas Akademis Seleksi Balon Kades Ke Ketua Pansel DR. M. Najib Husain, S.Sos., M.Si

INAPOS, Buton Utara – Mewakili Bupati Bupati Buton Utara Muhammad Hardhy Muslim selaku Sekretaris Daerah membuka secara resmi pelaksanaan Seleksi Akademis Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades). Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Jenderal ASN Butur ini, memberikan motivasi kepada Calon Kepala Desa (Cakades) yang hari ini mengikuti Tes tertulis dan Interview sebagai salah satu syarat dalam seleksi Calon Kepala Desa yang bertempat di Kantor DPMD, Senin, 16 Mei 2022.

Eks Camat Kulisusu Utara ini menegaskan kepada Balon Kades bahwa kegiatan seleksi tambahan  dilaksanakan secara netral dengan melibatkan tenaga akademisi profesional dari Universitas Halu Oleo Kendari.

“Kami pastikan pelaksanaan seleksi tanpa ada kepentingan atau keberpihakan manapun. Untuk itu silahkan ikuti dan laksanakan kegiatan seleksi ini dengan sungguh-sungguh sehingga mendapatkan hasil yang diharapkan,“ ucapnya.

Sekda Butur ini berharap pelaksanaan rangkaian tahapan pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Buton Utara Tahun 2022 berjalan dengan sukses. Ia pun mengingatkan agar dalam pelaksanaan Pilkades pada 19 Juni 2022 mendatang agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga pelaksanaan Pilkades Serentak 2022 mendatang sukses tanpa ekses. Saya titipkan agar protokol kesehatan diterapkan secara disiplin ketat, mengingat saat ini masih menghadapi pandemi COVID-19,” ujarnya.

Kepala Dinas DPMD Butur Mohammad Amaluddin Mokhram Saat Ditemui Di Ruang Kerjanya.

Kadis DPMD Kabupaten Buton USekdatara Mohammad Amaluddin Mokhram menambahkan, pelaksanaan seleksi akademis calon kades dilakukan berdasarkan  ketentuan Pasal 25 Permendagri nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa. Dalam aturan tersebut dinyatakan bahwa Balon Kades yg memenuhi syarat lebih dari 5  orang, panitia melaksanakan seleksi tambahan.

Kata Dia, tujuan kegiatan seleksi tambahan Balon Kades yakni menyeleksi calon yang dalam satu desa memiliki lebih dari 5 kandidat. Usai seleksi ini akan ditetapkan 5 calon kades yang bisa mengikuti pilkades serentak dengan dinilai dari ujian tulis yang dilakukan panitia seleksi. kegiatan seleksi dilakukan selama satu hari di Kantor DPMD,”jelasnya.

“Semoga 7 orang peserta bisa bersaing secara serius. Dan menghasilkan calon kades yang kompeten dari segi wawasan dan pengalamannya. Dari 39 Desa yang bakal melaksanakan pemilihan kades serentak, hanya Desa Lambale yang 7 orang pesertanya,” tuturnya.

Lanjutnya,  beberapa indikator penilaian dalam pemilihan calon kepala desa seperti latar belakang pendidikan, pengalaman dalam pemerintahan serta pengetahuan tentang desa.

Dirinya, berharap para Calon Kepala Desa agar mengikuti setiap tahapan secara profesional, bersaing secara sehat serta kuatkan mental.

“Mari kita bersama-sama Serentak mensukseskan pemilihan Kepala Desa ini, kita adalah satu cakupan wilayah dalam pemerintahan. Jangan sampai kita terpecah belah hanya karena beda pilihan” harapnya.