Budiyanto Ragukan Statement Martina Ningsih Menyudutkan Dirinya

0
572

Karna niat ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat tentang beredarnya isu virus Corona yang kian mewabah, bahkan isu banyaknya tenaga kerja asing di Kabupaten Bekasi di proyek Meikarta, Budiyanto sesalkan statement Martina Ningsih.

Inapos Bekasi – Tidak terima disebut telah mencemarkan nama baik DPRD dan bekerja tidak sesuai tupoksinya, Budiyanto anggota Fraksi PKS yang juga anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi sesalkan komentar yang tidak diketahui kebenaran dari seorang Martina Ningsih.

Isu yang beredar bahwa dirinya telah mencemarkan nama suatu lembaga serta, telah membuat kegaduhan atas Framing Hoax TKA Ilegal di lingkungan proyek Meikarta, dirinya menyebut atas dasar informasi masyarakat yang resah banyaknya warga Negara asing yang bertambah di lingkungan mereka.

“Saya turun ke lokasi Meikarta karna adanya informasi warga serta rekan atas kekawatiran isu Virus Corona yang kiat mengkhawatirkan, serta bertambahnya warga Negara asing yang kian bertambah di seputaran wilayah Cikarang Selatan, khususnya perumahan Lippo Cikarang dan Delta Mas,”ujar Budiyanto kepada inapos.com melalui telfoun selulernya Rabu 19/02/2020.

Dirinya menjelaskan bahwa kedatangannya di lokasi proyek Meikarta tidak sendirian, dirinya bersama Dinas Kesehatan. Hal itu guna mengecek apakah tenaga kerja asing yang ada di Meikarta terjangkit virus yang sudah membuat resah masyarakat tersebuy.

“Itu saya lakukan karna atas dasar informasi dan aduan masyarakat, saya ini wakil rakyat yang dipilih oleh masyarakat, bukan dipilih oleh Ketua Fraksi, Ketua Komisi bahkan Ketua DPRD,”kata Budiyanto.

Saya aneh lanjut Budiyanto, mengapa saya melakukan seperti ini kok malah dikritisi bahkan saya dianggap telah mencemarkan dan melanggar aturan DPRD, saya ini dilantik dan disumpah sebagai anggota DPRD untuk mengedepankan kepentingan aspirasi masyarakat, jadi saya melakukan hal tersebut.

Dimana saya mencemarkan dan melanggar aturan DPRD, saya bingung itu yang berkomentar kok seperti itu, saya curiga apa benar dia berkomentar jangan-jangan bukan komentar dia.

“Coba tanyakan langsung aja ke yang bersangkutan, ibu Martina Ningsih ketua Fraksi PDI-P yang juga anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, apa benar dia berkomentar seperti itu,”tegasnya.

Yah kalau memang lanjut dia, saya dianggap telah melanggar aturan serta mekanisme DPRD saya siap jika memang dikenakan sanksi, saya lebih membela aspirasi serta kepentingan masyarakat, karna saya juga warga sekitar yang memang tinggal diwilayah antara Cikarang Pusat dan Cikarang Selatan.

“Namun jika saya dikenakan sanksi yah harus jelas dulu dimana pelanggaran saya dan apa dasarnya,”tandasnya.

Anggota DPRD yang juga ketua Fraksi PDI-P Kabupaten Bekasi Martina Ningsih ketika dihubungi inapos.com Rabu 19/02/2020 terkait statement nya yang menyebut, bahwa Budiyanto telah membuat gaduh dan mencemarkan nama baik DPRD Kabupaten Bekasi. Martina ningsih tidak menjawab pertanyaan wartawan inapos.com.

Dirinya hanya membalas dengan pesan singkat WhastApp, “Ia pak saya lagi sibuk nanti saya kabarin,” namun beberapa kali dihubungi dan ditanya apa benar komentarnya seperti apa yang sudah beredar melalui pesan singkat WhatsApp, Martina Ningsih tidak mejawab kembali. (Fal)