BNNK Badung Gelar Diseminasi Informasi P4GN Melalui Pagelaran Seni Di SMAN 1 Kuta

0
241

INAPOS, BALI,- Mencekoki dan merayu anak-anak usia dini dengan di kamuflasekan ke dalam gula-gula ‘candy’ yaitu sejenis permen adalah pola-pola baru yang diterapkan oleh para bandar narkoba untuk memasarkan barang dagangannya sehingga diharapkan akan timbul rasa kecanduan di kalangan pelajar.

“Kewaspadaan dan cegah tangkal secara dini harus ditanamkan pada setiap diri para pelajar untuk selalu ikut melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan sekolah dan lingkungan rumah tinggalnya,” kata AKBP Ni Ketut Masmini, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung saat memberikan Diseminasi Informasi P4GN Melalui Pagelaran Seni & Budaya di SMAN 1 Kuta, Sabtu (10/9/2017).

Menurutnya, Fenomena meningkatnya penyalahgunaan harus diwaspadai karena Penyalahgunaan narkoba lebih serius dari korupsi dan terorisme, kalau narkoba yang diserang targetnya tentunya adalah generasi bangsa yang menjadi generasi penerus cita-cita bangsa.

“Kami dari BNN akan selalu mengantisipasi dalam program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan selalu siap melayani dengan konsep ‘ngayah’ (pengabdian) karena tidak ada hari libur bagi pegawai BNN dikarenakan tugas dan fungsi pokoknya untuk menyelamatkan generasi bangsa demi terwujudnya generasi cerdas, produktif dan sehat tanpa narkoba,” kata Masmini.

Pada intinya, lanjutnya, saat ini metode pemerintah adalah mengurangi ‘demand’ (permintaan) akan narkoba bagi orang yang membutuhkan narkoba (pecandu), untuk itulah BNN melakukan sosialisasi P4GN dan jika ada yang sudah terkena maka akan dilakukan pemulihan atau rehabilitasi dengan melakukan Wajib Lapor ke instansi yang ditunjuk sesuai amanat UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika agar ‘demand’ untuk narkoba berkurang sehingga supply (pasokan) narkoba bisa ditekan.

“Jangan coba-coba untuk memakai narkoba karena pasti resikonya ada 3 yaitu pasti tertangkap, pasti masuk rumah sakit akibat kecanduan dan pasti masuk kuburan,” kata Masmini mengingatkan.

“Diseminasi informasi P4GN melalui pagelaran seni dan budaya ini juga menyajikan Group Seni Lawak oleh Sengkok Art Comedy, hal ini adalah salah satu cara untuk menggairahkan keikutsertaan para siswa,” kata Dra.Made Sri Yuniati, MPd, Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Kuta.

Menurutnya, Untuk kegiatan P4GN kali ini, BNNK Badung juga diberikan kesempatan untuk melakukan test urine ke beberapa siswa secara acak (random) SMAN 1 Kuta, “Artinya pemeriksaan air seni (urine) hanya dilakukan kepada siswa yang sudah dicurigai saja,” tambahYuniati. (hd)


Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here