Bicara Infrastruktur, Prabowo Akan Lumat Jokowi di Debat Pilpres II

0
358

Jakarta, 15-02- 2019.

Penulis :Dr. Andi Asrun SH, Dosen Pascasarjana Pakuan.

Bisa dispatikan Jokowi akan pamer keberhasilan pembangunan infrastructure yang masif sebagai bukti sukses pemerintahannya.

Tetapi itu justru jadi makanan empuk bagi Prabowo melumat Capres Petahana tersebut.

“Banyak kritik untuk proyek infrastructure,” ujar Dosen Universitas Pakuan, lanjutnya lagi Wapres Jusuf Kalla pun mengkritik proyek LRT Jabodetabek, karena akan lebih murah bila dibangun di tanah bukan diatas tanah (elevated).

Contoh lain salah strategi pembangunan infrastructure adalah Jalan Tol Bertingkat Jakarta-Cikampek yang dikerjakan bersamaan dengan proyek LRT dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang bukan kebutuhan mendesak.

Diperkirakan tidak akan rampung sampai hari pencoblosan 17 April.
Publik juga bertanya-tanya berapa banyak kendaraan yang akan melintasi jalan trans Papua.

Contoh paling telak kesalahan adalah pembangunan LRT Palembang yang sangat merugikan akibat biaya operasional sekitar Rp10 miliar per bulan dibandingkan pemasukan per bulan yang hanya Rp2 miliar.

Di luar kelemahan pembangunan proyek infrastructure, Prabowo juga akan secara mudah mengoreksi kebijakan ekonomi Jokowi yang sering “buat sejam dan batalkan sejam kemudian” seperti Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM oleh Menteri Jonan dan dibatalkan Jokowi tidak lama kemudian.

Paling anyar adalah pembatalan bebasnya Abu Bakar Baasyir oleh Menkopolhukam Wiranto atas Keputusan Jokowi di hari sebelumnya.

Pembatalan kebijakan pemerintah hanya dalam waktu sekejap memperlihatkan kelemahan kualitas manajemen Pemerintahan Jokowi.

Segenap kelemahan itu jadi makanan empuk bagi Prabowo untuk melumat Jokowi di Debat Pilpres II.