KOTA CIREBON.- Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) pada KPPBC TMP C Cirebon berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras tanpa pita cukai disalah satu Toko di Kelurahan Telukagung Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu pada Jum’at 31/1/20 lalu.

Kasubsi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Cirebon, Novembriyanto Nugroho menuturkan pengamanan barang ilegal ini berawal saat mendapat laporan adanya kegiatan penjualan pita cukai bekas pakai, yang dilepas dari Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dan penjualan MMEA yang tidak dilekati pita cukai di toko Asep di Kelurahan Telukagung Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu.
“Berdasarkan informasi tersebut, kami menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Polres Indramayu untuk melakukan pemeriksaan terhadap toko dan gudang penimbunannya,” ujar Novem kepada inapos, Senin (3/2/20).
Masih kata Novem, hasil pemeriksaan di toko dan gudang penimbunannya, Tim mendapatkan ribuan botol miras yang tidak ada pita cukai dan puluhan keping pita cukai bekas.
“Kami amankan, 946 botol @620 ml MMEA golongan B merk Orang Tua, 44 botol @275 ml MMEA golongan B merk Orang Tua. 81 botol @500 ml MMEA golongan C merk Iceland dan 63 keping pita cukai bekas,” jelasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga membawa pemilik barang atau toko beserta karayawan karena diduga menjual pita cukai bekas dan menjual MMEA yang tidak dilekati pita cukai kepada orang lain.
“Kami amankan satu orang berinisial DRS alias ASP dan karyawan untuk dimintai keterangan,” paparnya.
Atas perbuatannya DRS alias ASP terbukti melakukan tindak pidana UU Cukai dengan ancaman hukuman pidana penjara diatas 5 tahun penjara.
“DRS alias ASP melanggar Pasal 54 UU Cukai Jo Pasal 55 huruf C UU Cukai paling lama 8 tahun penjara dan denda paling banyak 20 kali nilai cukai,” tegasnya.
Kerugian negara akibat dari tindakan pidana dari 1.071 botol MMEA yang tidak ada pita cukainya sebesar Rp. 39.150.000. (Kris)