BerandaHeadlineBBWS CimanCis Fokus 4 Titik Penanganan Darurat Bencana

BBWS CimanCis Fokus 4 Titik Penanganan Darurat Bencana

KOTA CIREBON.- Masalah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Ciayumajakuning dan sekitarnya membutuhkan penanganan lebih serius dari semua instansi terkait. 

Menurut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung (BBWS CimanCis) Bob Arthur L mengungkapkan ada dua step penanganan yang akan dilakukan BBWS CimanCis.
“Pertama, Penanganan darurat dan penanganan yang bersifat permanen,” ungkap Bob usai mengikuti rapat koordinasi penanganan banjir dan longsor di Balaikota Cirebon, senin (26/2).
Dijelaskan Bob, penanganan darurat akan  difokuskan dititik – titik yang terkena dampak  bencana banjir maupun longsor.
“Ada empat (4) titik diantaranya Cijangkelok Kabupaten Kuningan, Brebes serta Kota dan Kabupaten Cirebon,” jelasnya.
Sedangkan untuk Penanganan secara permanen, Bob memaparkan, pihaknya akan membuat penampung sedimen (Cek Dam) dari hulu, karenanya didaerah hulu lahan yang sudah tidak mampu ditahan oleh pohon – pohon sehingga pada saat hujan terjadi run off (air langsung turun membawa sedimen yang ada ditanah sehingga air masuk kesungai menyebabkan pendangkalan).
“Kami akan buat Cek Dam supaya sedimen yang masuk sedikit sedangkan yang keluar lebih banyak sehingga sungai yang dangkal bisa tergerus secara alamiah, karena kita tahan sedimennya. kami sudah ada 26 desain Cek Dam di hulu,” paparnya.
Saat disinggung normal debit air serta ketebalan sedimentasi, Bob menuturkan, “pada saat normal debit air idealnya 800 m3/detik, sekarang debit air 1.291m3/detik artinya over, sedangkan untuk sedimentasi hasil dari hitungan konsultan 2 juta m3/detik disungai Cimanuk yang mempunyai panjang 188 km,” pungkasnya.
Sementara itu, terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda, berdasarkan informasi yang disampaikan Satker OP, R.M.Ir.Budhiono beberapa waktu lalu, bahwa pihak BBWS CimanCis telah salurkan 5000 paket nasi dan beberapa bantuan lainnya. (Kris)
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments