BerandaDaerahBawaslu dan KPU Malut DinilaiTak Becus

Bawaslu dan KPU Malut DinilaiTak Becus

TERNATE – Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menangani sejumlah pelangaran dibeberapa daerah dalam pesta demokrasi pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara pada tanggal 27 juli 2018 kemarin dinilai tak becus.

Akibat dari kinerja Bawaslu yang serupa, Senin (23/72018) sore tadi puluhan masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi Malut kembali melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor KPU.

Selain melakukan Aksi unjuk rasa di depan kantor KPU, Aliansi anak negri juga melakukan aksi depan Kantor Bawaslu Malut yang menilai pemilu kali ini syarat dengan pelanggaran dan kecurangan.hanya saja Bawaslu dan KPU Malut sengaja membiarkan.

Halik moti dalam orasinya di depan kantor Bawaslu menyampaikan bahwa mestinya KPU dan Bawaslu Malut netral dalam menyikapi persoalan pelanggaran yang dilakukan oleh tim Paslon nomor urut satu di beberapa Kabupaten yakni Kabupaten Taliabu, Sula dan Morotai.
” Buktinya pemilihan pada tanggal 27 Juni tersebut terindikasi ada temuan pelanggaran di beberapa daerah yakni coblos lebih dari satu kali, pengrusakan suara yang dilakukan oleh tim AHM dan pelanggaran lainnya yang dianggap fatal, ” tegasnya.

Kami mengutuk keras KPU Malut sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang terindikasi kuat telah mengabaikan terjadinya pelanggaran pemilu yang terjadi di beberapa daerah. KPU yang dikatakan lembaga independen harus jeli dalam persoalan ini dan secepatnya mengambil langkah menyelesaikan masalah pelanggaran yang dilakukan salah satu calon yaitu AHM-Rivai.

Lanjut dia, selain itu juga kami meminta Bawaslu Malut agar segera melakukan rekomendasi kepada KPU Malut terkait pelanggaran Pemilu yang dilakukan salah satu pasangan calon gubernur provinsi Malut. ” KPU dan Bawaslu ebagai lembaga penyelengara pemiluh harus jelih dalam melihat pelanggaran yang terjadi dibeberapa daerah pemilihan di Provinsi Maluku Utara, agar tidak terindikasi mengabaikan temuan pelangaaran, (min)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments