Bapenda Jabar Akan Bebaskan BBNKB Dan Denda PKB

0
303

BANDUNG.- Tahun 2018 Balai pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat akan bebaskan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dikantor Bapenda Jawa Barat, kamis (31/5).

 

Aher mengungkapkan pembebasan bea dan denda ini untuk meningkatkan kesadaran pajak masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan pemerintah. Karena selama ini masih banyak masyarakat yang melakukan jual-beli kendaraan, tetapi kendaraannya belum balik nama.

“Banyak orang yang membiarkan saat membeli kendaraan, masih menggunakan nama pemillik asalnya. Identifikasinya jadi sulit dan wajib pajaknya siapa,” ungkap Aher.

Lanjut Aher, Kendaraan yang belum membayar PKB sampai setahun atau bahkan lima tahun pun, katanya, akan dibebaskan dari denda jika masyarakat membayar tagihan pajak kendaraannya pada bulan Juli dan Agustus 2018.

Pada kesempatan yang sama Kepala Balai Pendapatan (Bapenda) Jawa Barat Dadang Suharto menuturkan, pemberian keringanan BBNKB dan denda PKB tersebut ditargetkan akan menghasilkan pendapatan bagi Bapenda Jabar sebesar Rp 750 miliar. Untuk tahun lalu, Bapenda Jabar mendapat Rp 936 miliar dari kegiatan yang sama.

“Dua bulan ini cukup efektif untuk meraih target menyerap angka penunggak pajak sebanyak 1,6 juta orang, kalau terlalu lama yang ada ke enakkan,” ungkap Dadang.