Banyak Aliran Listrik Ilegal, PLN Rayon Cikampek Dinilai ‘Tutup Mata’

0
209

KARAWANG – Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Cikampek, Karawang, Jawa Barat dinilai tutup mata atas banyaknya sambungan aliran listrik ke lokasi lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Cikampek dan sekitarnya.

Menurut salah seorang warga Cikampek, Arif Susanto, listrik ke lokasi PKL itu tidak resmi alias ilegal. Dia mengatakan, diduga bahwa aliran listrik yang digunakan sejumlah PKL tersebut bersumber dari tiang listrik PLN yang dipasang sendiri.

“Mereka menyambungkan kabel dan menempelkan stop kontak pada tiang listrik, sehingga aliran listrik mengalir ke kios-kios PKL, mereka bukan pelanggan resmi PLN, sama saja ilegal,” ujarnya.

Dia menduga, ada pihak yang sengaja memberikan atau menyambungkan aliran kistrik tersebut kepada PKL.

“Pasti ada yang sengaja pasang sambungan kabel, tapi belum tahu siapa. Diduga ada oknum petugas PLN nya, karena keberadaan PKL itu sudah puluhan tahun dan dibiarkan begitu saja oleh pihak PLN,” jelas Arif.

Padahal menurut Arif, banyaknya aliran listrik ilegal akan menyebabkan arus pendek dan dapat menimbulkan musibah, seperti konsleting listrik, bahkan kebakaran. “Akibatnya nanti kan bisa terjadi kebakaran. Dan itu tentunya akan merugikan banyak pihak,” terangnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Manajer PLN Rayon Cikampek, H Nana Suryana hanya menyebutkan, bahwa pihaknya sudah melakukan penertiban bagi para pedagang yang melakukan penyambungan listrik secara ilegal.

“Penertiban sudah dilakukan gabungan dengan area, sudah ditindak sesuai aturan yang tidak standard APP. Mungkin sekarang terjadi lagi itu yang akan kami lakukan lg P2TL gabungan dengan area dan aparat,” kata Nana melalui pesan whatapp.

Saat dikofirmasi lebih jauh, kapan terakhir pihaknya melakukan penindakan, Manajer PLN Rayon Cikampek enggan memberikan komentarnya lebih jauh. “Saya lagi rapat, nanti di jawab di kantor,” pungkasnya.(den)


Komentar Anda?