Bangun Hendak Sahur, Anak Temukan Ayahnya Gantung Diri Di Dalam Kamar

0
12797

Inapos.com,Bungo-warga sungai mengkuang geger kabarĀ  Jefri Arianda (35) tewas gantung diri di dalam rumah nya.di Kampung 3 Pal 9 RT24 Desa Sungai Mengkuang, Kabupaten Bungo, Jambi.Jum’at (1/05/2020) sekira pukul 04:00 Pagi saat waktu sahur.

Kronologi kejadian saat sangistri mega silvia (33) tahun bersama anak kandung korban jesil nanda putra (13) hendak makan sahur dan menyiapkan di dapur, hendak mengajak sahur bersama, seketika anak korban histeris telah menemukan ayahnya jefri harianda (35) tahun tergantung didalam kamar.

“,awak siapkan makan sahur sama anak di dapur,setelah selesai suruh anak panggil suami (red-korban) untuk makan sahur,” terang istri korban

Menurut informasi dilapangan.Korban ini sebelumnya pernah mau mencoba bunuh diri juga di gudang tempat dia bekerja, namun gagal sempat diketahui oleh warga.Untuk motif korban belum diketahui. dan Korban sekarang di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.Hanafie untuk divisum luar.

” Hari- hari korban mencari ronsokan dan jualan pinang, korban ini tidak ada cek cok di rumah tangga, dengar informasi dari orang korban ini pernah mencoba juga mau bunuh diri, cuman ketauan sama orang disebelah jadi gagal bunuh diri, untuk kejiwaannya kadang kadang macam orang stres, hilang hilang timbul kayak gitu lah,”ujar Sugiyanto salah satu warga

Kanit Krimum Polres Bungo, IPDA.Deki Junal Putra membenarkan adanya seorang pria bernama Jefri Arianda (34) tewas gantung diri di dalam rumah.

Kejadian korban gantung sekitar jam 4:00 WIB yang bertempat TKP di BTN Pal 9, Kampung 3 Desa RT 24 Desa Sungai Mengkuang, bekerja wiraswata Jualan Pinang

“Memang kami telah melakukankan cek TKP, pada saat kami melakukan ke TKP Korban masih tergantung dengan tali sangat kencang di lehernya, kami beserta anggota Polres Bungo melakukan olah TKP langsung beserta Tim Indentifikasi,setelah itu langsung di bawa ke RSUD H. Hanafie untuk dilakukan visum luar,”cetusnya

Dari pantauan dilapangan, sebelum jazad korban di bawa ke kamar mayat, korban di sempotkan dengan disinfektan untuk sterilisasi oleh polisi yang memakai baju sesuai SOP, setelah Itu langsung di bawa ke dalam kamar mayat.

(Rena)