Bakamla Gelar Rekonsiliasi BMN Perdana di Zona Maritim Timur

0
125
AMBON.-  Dalam rangka persiapan pelaporan Barang Milik Negara (BMN), Subbag Penatausahaan BMN di bawah Biro Sarana dan Prasarana Bakamla menggelar rekonsiliasi BMN perdana di Kantor Bakamla Zona Maritim Timur, kemarin (1/5/19).

Kegiatan yang berlansung selama dua hari ini, dimulai dengan sambutan Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Laksma Bakamla Vetty V. Salakay, S.H., M.Si. Kemudian acara secara resmi dibuka oleh oleh Kepala Biro Sarana dan Prasarana Laksma Bakamla Amrein, S.E., dan dilanjutkan dengan pemberian pembekalan oleh Laksma Amrein yang juga merupakan penanggjungjawab dalam rancangan proyek perubahan ini.
Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan inovasi baru produksi personel Bakamla berupa SiAP-BMN (Sistem Aplikasi Barang Milik Negara). Mekanismenya, Biro Sarana dan Prasarana Bakamla menyusun proses pengelolaan BMN dari mulai penerimaan, pencatatan, distribusi, inventarisasi, pemanfaatan, pemindahtangan, dan penghapusan BMN. Semua proses tersebut dirangkum menggunakan sistem aplikasi.
Sistem aplikasi ini merupakan inovasi yang memudahkan Bakamla dalam mengelola asetnya. Rancangan ini diketahui sebagai Proyek Perubahan Program Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Kasubbag Penatausahaan BMN Mayor Bakamla Vita Melia, S.T., M.T.
Sebelum materi dimulai, Mayor Vita memberikan pre-test kepada para peserta dan undangan yang hadir. Acara ini diikuti oleh Para Kepala Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL), dan personel pengawak BMN di kantor-kantor Bakamla di daerah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Pejabat Eselon IV di yang tergabung dalam Zona Maritim Wilayah Timur Bakamla, Komandan KN. 4805 dan KN. 4803 Letkol Bakamla Yoyok, sebagai undangan.
Seluruh peserta dan undangan diminta untuk mengisi pre-test yang diberikan. Pre-test ini berisi tentang pengetahuan dasar mengenai pengelolaan BMN, dan aplikasi yang membantu pengelolaan BMN.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi dari Bagian Pendayagunaan dan Penatausahaan BMN Bakamla mengenai Rekonsiliasi dan Inventarisasi. Tak lupa dibahas pula permasalahan terkait pengelolaan BMN yang masih menjadi perhatian saat dilaksanakannya pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Antusiasme dari seluruh peserta menjadikan sesi tanya jawab menjadi sangat menarik. Hal ini menggunggah hati Kabag Pendayagunaan dan Penatausahaan BMN Kolonel Bakamla Amir Mahmud, terkait optimisme personel Bakamla dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, terlebih lagi yang terkait dalam penatausahaan BMN.
Di hari kedua kegiatan, dilakukanlah uji coba terhadap aplikasi SiAP-BMN. Dalam aplikasi ini tergambar pula sistem penerimaan barang, sehingga diharapkan seluruh kegiatan belanja modal maupun belanja barang persediaan tidak ada yang terlewat untuk dicatatkan pada aplikasi SIMAK BMN maupun Persediaan.
Di penghujung acara, panitia meminta agar peserta mengisi post-test. Dengan demikian, panitia dapat mengevaluasi apakah materi yang dipaparkan dapat diterima dengan baik oleh peserta. Antusiasme para peserta sangat besar sehingga panitia yakin bahwa seluruh personel memiliki harapan yang sama, yaitu mewujudkan pengelolaan BMN Bakamla lebih baik. (Red)


Komentar Anda?