Aturan Baru, Nyoblos Dua Caleg Dianggap Sah

0
1034

KOTA SUKABUMI,- Ada hal baru yang harus diketahui oleh warga masyarakat terkait dengan tekhnis pencoblosan surat suara khusus DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR-RI. Sebelumnya dalam PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) ditegaskan bahwa, jika mencoblos lebih dari satu pilihan maka dianggap tidak sah.

Dijelaskan Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami, ditahun politik 2019 ini, penentuan surat suara sah dan tidak sah mengalami sedikit perubahan. Hal paling menonjol terkait suara sah ialah, pemilih diperbolehkan mencoblos lebih dari satu caleg dalam satu partai, walaupun suara tersebut tidak masuk sebagai suara caleg.

“Ya ada sedikit perubahan untuk legislatif, jadi sekarang itu, boleh nyoblos lebih dari satu caleg dalam partai yang sama. Namun suaranya masuk ke partai, bukan ke caleg. Hal seperti ini sebelumnya dianggap tidak sah,” kata Sri Utami saat ditemui dalam acara Sosialisasi Pemilu disalah satu hotel di Kota Sukabumi Rabu (6/3/19).

Bahkan, pemilih bisa mencoblos nomor partai, lambang partai, hingga caleg dalam satu kolom yang sama, maka semua itu dianggap tetap sah. Namuh jika pencoblosan dilakukan lebih dari satu dengan caleg dan partai berbeda serta surat suara di coret – coret atau mencoblos dengan menggunkan rokok, maka surat suara yang dicoblos tersebut tidak sah.

“Misalnya pemilih nyoblos partai A, terus lambangnya, nomor urut dan calegnya di kolom partai yang sama maka suara tersebut sah untuk partai tidak ke calegnya, tapi kalau misalnya nyoblos sambil dicoret-coret surat suaranya, dan nyoblos partai A dan celeg di partai B itu tidak sah,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk surat suara DPD dan Pemilihan Presiden serta Wakil Presiden, tetap sama surat suara sah tersebut berlaku hanya untuk satu coblosan saja.

“Kalau surat suara DPD dan Pilpres hanya satu coblosan yang di anggap sah,” pungkasnya.(Eko Arief)