Apresiasi Pengelola Jurnal, Menteri Nasir: Geliat Arjuna Picu Peningkatan Publikasi Ilmiah

0
301

Menristekdikti Mohamad Nasir saat memberikan arahan. (Foto/ist)

 

DEPOK, INAPOS- Kemenristekdikti menggelar Geliat Akreditasi Jurnal  Nasional (Arjuna), sebagai apresiasi terhadap pengelola jurnal, yaitu dengan memberikan insentif dan bantuan kepada 53 Jurnal dan 113 Pengelola Jurnal.

“Geliat Arjuna diharapkan menjadi pemacu dan pemicu dosen, peneliti, mahasiswa, institusi, pengelola jurnal, asesor jurnal serta stakeholder terkait untuk terus meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah, baik secara nasional maupun internasional,” kata Menristekdikti Mohamad Nasir saat memberikan arahan dan pembukaan Geliat Arjuna 2019 dengan tema “Sistem Arjuna – Sinta – Garuda: Harmoni Pengelolaan Jurnal dan Publikasi Ilmiah Indonesia” di Depok, Jumat (22/2) sore.

Menurut  Nasir, publikasi di jurnal ilmiah saat ini menjadi sangat penting setelah adanya persyaratan kenaikan setiap jenjang  jabatan fungsional dosen, peneliti, guru, widyaiswara, perekayasa, serta fungsional lainnya.

Nasir menyatakan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan lebih dari 8000 jurnal ilmiah terakreditasi nasional.  Akreditasi jurnal jurnal merupakan wujud pengakuan resmi atas penjaminan mutu jurnal ilmiah.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Muhammad Dimyati menyatakan, bahwa untuk memenuhi kebutuhan jurnal ilmiah nasional terakreditasi, Menristekdikti telah menerbitkan Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah.

Peraturan tersebut mengamanatkan lembaga akreditasi jurnal ilmiah bergabung di bawah Kemenristekdikti.

“Semua jurnal ilmiah yang terakreditasi oleh LIPI dan masih berlaku masa akreditasinya secara otomatis diakui oleh Kemenristekdikti sampai masa berlaku akreditasinya habis. Sedangkan pengajuan akreditasi jurnal ilmiah menurut peraturan baru telah dimulai pada 1 Juni 2018. Masa pendaftaran nya dibuka sepanjang  tahun,”papar Dimyati.

Sementara itu untuk peringkat Akreditasi dibagi menjadi 6 peringkat, mulai dari Sinta 1 sampai dengan Sinta 6. Pemeringkatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pilihan bagi lembaga/ unit kerja pembina karier jabatan fungsional guna memilih peringkat akreditasi jurnal ilmiah yang sesuai untuk syarat pengajuan kenaikan jenjang jabatan fungsional.

“Dalam dua tahun ditargetkan tersedia 7.000 jurnal terakreditasi nasional dengan enam peringkat. Terwujudnya reformasi birokrasi pelayanan akreditasi jurnal ilmiah nasional , diharapkan target tersebut  dapat tercapai. Sistem Arjuna terus dikembangkan agar pengelolaan  akreditasi jurnal dapat efektif dan efisien, mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terbaru,”pungkas Dimyati. (red)