Inapos.com Jakarta – Kodam Jaya menyiagakan 1290 personel atau hampir 13 SSK pada apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa massa Reuni 212, yang rencananya akan berunjuk rasa diperkirakan di sekitar Monas, Patung Kuda dan Gedung DPR/MPR RI, Jumat (23/09/2022).

Personel gabungan Kodam Jaya akan ditempatkan pada titik lokasi unjuk rasa antara lain di sekitar Monas, Patung Kuda dan Gedung DPR/MPR RI yang diperkirakan menjadi titik konsentrasi massa.

Terkait aksi unjuk rasa tersebut, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Untung Budiharto memberikan arahan, *”Kedepankan sikap persuasif dan humanis dalam pengamanan aksi unjuk rasa,* “Jelas Pangdam Jaya didepan para peserta apel gelar pasukan.

Pangdam Jaya juga mengingatkan kepada peserta apel gelar pasukan, agar jangan terpancing tindakan provokatif sehingga bertindak represif dan menggunakan kekerasan, tunjukan sikap santun dan hindari konflik yang berujung pada tuduhan pelanggaran hak asasi manusia, “Ujarnya.

“Saya instruksikan kepada para Dansat/Danyon, tidak ada satupun anggota yang membawa peluru tajam dalam pengamanan aksi unjuk rasa. “Tambah Pangdam.

Aksi demo yang di gelar massa Reuni 212 menurut sumber informasi akan menyuarakan tuntutan kepada pemerintah dan Kepolisian RI tentang penolakan subsidi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan penegakan keadilan kasus hukum KM 50 yang akan diorasikan di depan Gedung DPR/MPR RI.

Akhiri pengarahannya Pangdam Jaya menyemangati para peserta apel dengan mengatakan, “Saya akan pantau perkembangan situasi dilapangan, Kita bersama Polri yakinkan ibukota tertib dan aman, “Tutupnya.

Beberapa pejabat yang mendampingi Pangdam Jaya dalam apel gelar pasukan diantaranya Asintel Kasdam Jaya, Asops Kasdam Jaya, Danpomdam Jaya, Dandim 0501/JPBS, Danbringkav 1/LA, Danbrigif Mekanis 1 PIK/JS, Danmenarhanud 1/F, Kapendam Jaya dan Para Danyon Jajaran Kodam Jaya.(Red)