INAPOS, MUARABUNGO – Bertempat di Aula Paripurna DPRD Kabupaten Bungo rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 yang kini pada fase finalisasi (25/11).

Rapat ini diikuti sebanyak 31 anggota DPRD Bungo dari 35 anggota yang dihadiri oleh wakil Bupati Bungo H.Syafrudin Dwi Aprianto.S.Pd.

Ketua DPRD Bungo Jumari Ari Wardoyo, Wakil Ketua I DPRD Bungo Jumiwan Aguza, unsur Forum Komunikasi Daerah (Forkompimda) Kabupaten Bungo, Kepala OPD dilingkup Kabupaten Bungo, para Kabag, Kabid, kasi, camat dan lurah didalam lingkungan Kabupaten Bungo.

Sidang dewan dipimpin Wakil Ketua II DPRD Bungo, Martunis, dalam sambutannya menyatakan bahwa acara pokok hari ini adalah Rapat Paripurna Penandatangan Nota Kesepakatan terhadap KUA PPAS APBD perubahan 2019.

“Kami telah mencermati laporan badan anggaran terhadap hasil pembahasan bersama TAPD yang menggambarkan terjadinya pergeseran, penambahan dan rasionalisasi termasuk substansi pokok,”ungkapnya

Martunis juga menyampaikan Permendagri Nomor 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020

“Badan anggaran DPRD telah berupaya semaksimal mungkin membahas rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2020,”ujarnya

Sementara itu wakil Bupati Bungo H.Syafrudin Dwi Aprianto.S.Pd mengatakan bagian dari tahapan pembahasan RAPBD Kabupaten Bungo tahun 2020 siang ini dilaksanakan penandatanganan KUA PPAS.

“Ini menjadi acuan kita ke depan kemudian isinya nanti juga akan mencerminkan bagaimana upaya kita untuk mencapai visi misi kita, karena sekarang ini sudah tahun yang ke-4 Oleh karena itu setelah program nanti akan betul-betul kita tekankan sehingga mengarah pada pencapaian visi misi Kabupaten Bungo Maju dan sejahtera,”ujar wabup

merujuk pada kisi soal infrastruktur lanjut wabup kita akan coba Terus perbaiki kondisi jalan kita yang masih rusak di beberapa titik, kemudian juga peningkatan SDM, fasilitas Kesehatan, dan juga pendidikan.

“Soal penguatan otonomi khusus, Oleh karena itu pembangunan rusu juga terus kita gerakkan dengan kegiatan sebaiknya dengan total anggaran Rp 1,8 Trilyun. Artinya lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya,”tutup wabup. (Ares)