Apa Kabar Dugaan Gratifikasi Kadis Ketahanan Pangan Cirebon

0
113

KABUPATEN CIREBON,- Kasus dugaan gratifikasi yang menyeret nama Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kab. Cirebon, hingga saat ini belum juga tuntas.

Kasus yang dilaporkan oleh Koordinator Lembaga Analisis dan Investigasi Nusantara (Lakin) sejak Januari 2019 lalu ini seolah hilang ditelan bumi.

Bahkan Lakin kembali mempertanyakan perkembangan kasus tersebut dengan mengirimi surat dengan nomor 010/Konfirm/VI/2019 tertanggal 27-Juni-2019 dan ditembuskan kepada Kejaksaan Tinggi Bandung serta Kejaksaan Agung. Namun masih berjalan lamban.

“Masih terus berjalan, Mas,” jawab Aditya Rakatama. SH, saat ditanyakan perkembangan kasus itu kepada Inapos beberapa waktu lalu.

Hasil penelurusan Inapos, pelapor belum pernah dimintai keterangan tambahan sejak awal-awal melaporkan.

“Jangan sampai kasus dugaan gratifikasi tersebut menguap dan masuk angin. Karena sudah cukup lama, ya..,” ungkap salah seorang praktisi hukum yang enggan disebutkan namanya, pada Rabu (25/09/2019).

Masih menurut pria yang juga mantan Dekan Fakultas Hukum di salah satu perguruan tinggi swasta ini, Kadis tersebut jelas terkena gratifikasi.

“Pernyataan yang ditulis oleh pemberi uang tersebut, jelas sebuah pendukung adanya pemberian sejumlah uang dengan janji yang akan diberikan oleh penerima uang seorang pejabat dalam dinas pemerintahan. Jika melihat bukti-bukti yang ada bahwa adanya kwitansi penyerahan uang dengan dalih meminjam, maka surat pernyataan tersebut lah yang mematahkan dalih meminjam tersebut,” ujarnya.

“Kasusnya masih terus kami tangani dan sampai saat ini telah banyak yang kami periksa. Bahkan ada alamat pihak-pihak yang terkait awalnya tidak jelas dapat kami temukan. Kami juga telah memanggil para pihak hingga ke Tanggerang,” jawab Raka (panggilan akrab Kasie Intel) kepada Inapos, Kamis (26/09/2019).

Masih menurut Raka dalam penyelidikan, timnya terkadang mendapat intimidasi.

“Tim saya sudah dapat intimidasi dalam penyelidikan kasus ini, tapi mohon doanya agar kasus ini segera dapat selesai,” paparnya.

Ketika ditanyakan sudah sejauh mana bukti-bukti yang terkumpul dalam penyelidikan, Ia menjawab sudah ada.

“Belum cukup, tapi percaya lah kami masih terus mendalami,” tandasnya.

Kadis Ketahanan Pangan Kab. Cirebon hingga berita ini diturunkan, masih sulit untuk ditemui bahkan seolah-olah anti terhadap para pemburu berita.(Cep’s)


Komentar Anda?