Anggota DPRD Labusel: Dana CSR PT Tapian Nadenggan Tidak Disalurkan Ditengah Covid-19

0
115

Labusel.- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu selatan Bayanuddin Dalimunthe ST, Angkat bicara terkait PT Tapian Nadenggan (PTTN), yang di duga tidak menyalurkan Dana CSR (Corporate Social Responsibility), di tengah musibah pandemi virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Pasalnya, pandemi virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 telah menghancurkan ekonomi di Indonesia ini, apalagi hari ini masyarakat bingung dengan pendapatan hasil makan mereka.

Seharusnya, PT Tapian Nadenggan harus ikut serta membantu masyarakat, bukan diam saja di kantor, macam tak ada kerjaan saja.

“saya meminta kepada Dewan Komisaris PT Sinar Mas agar segera memecat Manejer PT Tapian Nadenggan Edy Apnarto¬†yang sudah gagal memimpin di perusaah PT Tapian Nadenggan,” kata Bayanuddin Dalimunthe, ketika di wawancarai, Jumat, (22/05/2020)

Lanjut bayanuddin, saya mendapat laporan dari masyarakat bahwa manejer ini selalu sok hebat,
Sok pintar, dan tidak mau komunikasi ke pihak masyarakat sekitar PT Tapian Nadenggan.

Sekretaris Jenderal Laskar Merah Putih Kabupaten Labuhanbatu Selatan ini menjelaskan, Sesuai undang-undang perseroan terbatas Nomor 40 tahun 2007 Pasal 27 ayat 1 di amanatkan bahwa setiap perusahaan harus memenuhi  CSR terhadap lingklungan dan masyarakat sekitar. Namun hasil dari laforan masyarakat pihak PTTN di tengah wabah virus corona tidak ikut handal dalam hal membantu masyarakat.

Diketahui, ketika kami wawancarai masyarakat Desa Batang Nadenggan Doni Siregar dia mengatakan, PT Tapian Nadenggan tidak ada kontribusi ril terhadap masyarakat Desa Batang Nadenggan kerena kami merasa perusahaan tersebut tidak ada dampak positif, baik itu pembagian Dana CSR, dan Pekerja di PT Tapian Nadenggan atau Perbaikan jalan di Desa, atau bantuan di tengah musibah wabah virus corona ini,” tutup Doni. (El)