Andri : Desk Pilkada Tidak Menghitung Suara

0
230

KOTA SUKABUMI – Persiapan jelang pemungutan suara Pilkada tahun 2018 di Kota Sukabumi mulai disibukan dengan berbagai akrifitas dalam mengahadapi persiapan tanggal 27 Juni 2018 mendatang seperti halnya penertiban alat peraga kampanye (APK), pendistribusian ratusan ribu surat suara dan ratusan bilik suara serta perlengkapan lainnya.

Hal ini dikatakan Asisten Daerah (Asda) 1, Andri Setiawan saat dihubungi Senin (25/6), ia mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi sudah melakukan pemantauan dilapangan secara langsung terkait dengan berbagai persiapan pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat ( Jabar). “Alhamdulilah berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari penertiban APK, pendistribusian Surat Suara dan Bilik Suara dari KPU Kota Sukabumi terhadap Kantor Kecamatan berlangsung lancar,” katanya.

Logistik yang sudah berada di tujuh kantor kecamatan dan akan dipergunakanp untuk hajat demokrasi pada hari rabu lusa itu, lanjut Andri, seterusnya akan segera di distribusikan kembali ke tingkat kelurahan untuk kemudian disalurkan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam waktu segara ini. “Rencananya tidak lama lagi seluruh logistik itu akan segera disebarkan terhadap 527 TPS yang ada di Kota Sukabumi melalui petugas atau panitia pemungutan suara tingkat kelurahan (PPS), dan ini harus dipastikan selesai pada Selasa (26/6) besok,” urainya.

Andri yang juga menjabat sebagai Ketua Desk Pilkada Kota Sukabumi tahun 2018 menegaskan bahwa proses Pilkada Kota Sukabumi dan Pilgub Jabar dipastikan akan berjalan Jujur dan Adil sehingga menghasilkan pemimpin yang baik sesuai apa yang diharapkan oleh warga masyarakat.

“Desk Pilkada Kota Sukabumi hanya sebatas melakukan pemantauan proses jalannya pelaksanaan pilkada dan memantau partisipasi warga dalam memberikan hak suara kemudian kami melaporkan terhadap Pejabat Walikota Sukabumi, Pejabat Gubernur Jabar, dan Menteri Dalam Negeri, kaitan dengan input data perolehan suara itu diluar ranah pemerintah dalam hal ini KPU,” tegasnya.(Eko Arif)


Komentar Anda?