Ampera Minta DKP Tak Ambil Alih Membelian Ikan Tuna Dari Koperasi

0
12869

MOROTAI.- Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) Pulau Morotai meminta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) agar tidak mengambil alih pembelian ikan tuna oleh koperasi nelayan.

 

Permintaan agar DKP tidak membeli ikan langsung ke koperasi mengingat sebelumnya, Kadis DKP, Suryani Antarani menyebut bakal membeli langsung ikan tuna yang selama ini dibeli langsung koperasi nelayan kemudian dijual kembali ke pedagang ikan setempat.

“Ucapan Kadis DKP itu justru menamba kecemasan bagi nelayan ikan tuna di Morotai, sebab selama ini nelayan ikan tuna menjual hasil tangkapannya di koperasi tidak ada masalah,” kata Ketua Ampera Morotai, Julkifli Samania, Jumat (24/8/2018).

Menurutnya, selama para nelayan ikan tuna menjual hasil tangkapannya di koperasi kebutuhan hidup mereka sehari-hari terpenuhi, karena mereka diberi jaminan asuransi langsung oleh kementrian. Jika DKP mengambil alih pembelian ikan tuna. Maka belum tentu kebutuhan mereka sehari-hari akan terpenuhi begitu juga dengan jaminan asuransinya.

“Contohnya pembelian ikan tuna di hendel langsung oleh beberapa koperasi salah satunya koperasi di Desa Sangowo yang di ketui Sabiin Ahsar cukup menjaminkan sedikit ketimpangan nelayan selama ini, karena nelayan bisa melakukan kredit, “ucapnya.

Selama ini, lanjut dia, DKP tidak pernah memberi asuransi keselamatan bagi nelayan ikan tuna. Hal dapat dibuktikan, dimana terdapat nelayan ikan tuna mengalami kecelakaan saat melaut, tapi DKP terkesan lepas tangan.

“Bagimana mungkin nelayan bisa memberika hasil tangkapan mereka ke DKP, jika selama ini kecelakan yang dialami berapa nelayan tidak pernah ada jaminan dari DKP dengan pertimbangan ini, saya minta DKP tidak mengambil membeli ikan tuna ke nelayan setempat, “harapnya.

Karena menilai pembelian ikan tuna oleh DKP tidak menguntungkan bagi, dia meminta seluruh nelayan ikan tuna di Morotai berpikir bijak dan menolak hasil tangkapannya dibeli DKP.

“Yang saya takut, jika pembelian ikan tuna diambil alih DKP, maka harga jualnya murah dibadingkan dengan yang dibeli koperasi,” terangnya. (Min)