BerandaHeadlineAdi Warman : Rakernas Hanura OSO Ilegal

Adi Warman : Rakernas Hanura OSO Ilegal

Inapos, Jakarta.- Rencana Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) untuk melakukan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Pekanbaru pada tanggal 8-9 Mei 2018, kuasa hukum kubu Sarifudding Sudding, Adi Warman menilai Rakernas tersebut adalah ilegal.

“Saya ingatkan berdasarkan hukum, menurut penetapan PTUN, kegiatan tersebut adalah ilegal dan bertentangan dengan hukum,” ujar Adi Warman di Grand Slipi Tower, Jakarta, Senin (07/05/18).

Adi mengatakan jika berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor M.HH-01.AH.11.01 tentang Restrukturisasi, Reposisi, dan Revitalisasi pengurus pimpinan pusat partai Hanura ditunda.

“Bertentangan dengan apa yang disampaikan oleh Menkumham, di website sudah dikatakan dengan jelas bahwa SK 01 ini ditunda, maka dengan demikian partai hanura yang dipimpin OSO dibekukan, catatan sejak tanggal 19,” sebutnya.

Adi mengatakan dengan adanya penundaan tersebut apapun yang dilakukan oleh kepengurusan bersifat tidak sah.

“Kalau sudah ditunda, apapun yang dilakukan oleh kepengurusan yang berdasarkan SK 01, tidak sah dan tidak berlandaskan hukum dan perbuatan melanggar hukum,” katanya.

Adi mengatakan jika saat ini kepenggurusan yang sah merupakan hasil Munaslub, sehingga apapun yang dilakukan kubu OSO melanggar hukum.

“Kalau ditunda, berarti kembali ketum OSO dan sekjen, tapi SK 22 tadi sudah menyenggarakan munaslub, sehingga munaslub secara kepedataan sah, dan sekarang sedang proses meminta pendaftaran ke Menkumham, sambil menunggu itu, apa yang dilakukan OSO dan Herry apabila dia bersandar kepada SK 01, itu melanggar hukum dan penetapan PTUN,” katanya.

Adi berharap apabila KPU ingin mengundang Hanura, sebaiknya mengundang kedua belah pihak kubu OSO dan kubu Sudding.

“Siapapun belum berwenang sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum mengikat, jadi saya harap dengan KPU tidak mengundang kubu OSO, kalau mau diundang dua-duanya, saya juga dapat informasi,” tuturnya. (Elwan)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments