ADD Dompyong Kulon Belum Dirasa Masyarakat

0
487
KABUPATEN CIREBON.- Pemerintah pusat sedang gencar – gencarnya mengucurkan anggaran triliunan rupiah untuk pembangunan infrastuktur Desa di seluruh Indonesia atau yang lebih tepat dinamakan Anggaran Desa.

Sebanyak 412 Desa yang berada di Kabupaten Cirebon yang mendapatkan anggaran milyaran rupiah untuk pembangunan infrastruktur di masing – masing Desa. Telebih agar masyarakat Desa bisa merasakan pemerataan pembangunan baik infrastruktur maupun yang lainnya, dalam rangka meningkatkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Namun berbeda, disalah satu Desa yang berada diwilayah Timur Kabupaten Cirebon tepatnya di Desa Dompyong Kulon Kecamatan Gebang,  masyarakat masih terus bertanya tanya apa arti dan manfaat dari Anggaran Desa tersebut.
Menurut sebagian masyarakat Desa Dompyong kulon yang namanya tidak mau disebutkan saat dikunjungi media ini mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir, tepatnya tahun 2016 sampai dengan 2017 masyarakat belum sepenuhnya merasakan hasil dari anggaran Desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat.
“Selama dua tahun ini kami belum merasakan dampak yang signifikan dari pembangunan infrastruktur. Masih banyak mas jalan yang rusak, saluran yang mampet, berapa sih sebenernya anggaran yang dikeluarkan pihak Desa?,” ungkapnya.
Terlebih lagi masyarakat menilai kurangnya keterbukaan oleh pihak Desa mengenai anggaran yang dikeluarkan untuk berbagai kegiatan.
“Belum ada keterbukaan dengan masyarakat mengenai anggaran kegiatan di Desa mas, jadi kami masih bertanya tanya apakah anggaran sudah benar benar diperuntukkan buat masyarakat?,” pungkasnya.
Terpisah Sekertaris Desa Dompyong Kulon, Jaja menuturkan pihaknya belum lama ini sudah mengadakan Musrenbangdes tahun 2018.
“Alhamdulillah baru saja pemdes mengadakan Acara Musrenbangdes th 2018, Artinya seluruh pelaksanaan Anggaran 2017 sudah dalam tahap realisasi,” tuturnya saat dikonfirmasi via whatsap.
Adapun Asumsi mengenai masyarakat yang merasa kurang puas atau blm merasakan mungkin di sektor lainnya, Karena tidak semua tercover di tahun kemarin.
“Mungkin disektor lainnya mas, karena tidak semua kegiatan tercover di tahun ini,” tutupnya.(Kris)


Komentar Anda?