Abaikan Edaran Kapolri, Calon Kades Dudu Sumbali Diduga Langgar Prokes

0
169

BEKASI.- Calon Kepala Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi bakal dipanggil pihak kepolisian lantaran diduga melanggar protokol kesehatan Covid – 19 karena membawa massa saat mendaftarkan diri.

Ahmad Taminudin membenarkan video terjadinya kerumunan massa pendukung Calon Kepala Desa incumbent, Dudu Sumbali saat hendak mendaftarkan diri dan beredar viral di masyarakat.

“Terkait pelanggaran Prokes itu di luar wewenang kami, hal tersebut sudah ada yang melaporkan dan informasi akan dipanggil pihak Polres Metro Bekasi,” terangnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (24/2/21).

Edo menjelaskan, pihaknya bersama seluruh Bakal Calon Kades Tanjungbaru, dengan dihadiri Petugas Gugus Covid-19 dan Kepolisian telah membuat kesepakatan terkait protokol kesehatan.

Bahkan, kesepakatan tersebut dibuat secara tertulis. Kesepakatan tersebut jelas tertuang bahwa bakal calon tidak boleh membawa tim sukses lebih dari 20 orang pada saat pendaftaran.

“Kami panitia sudah intruksikan dan mensosialisasikan, bahkan satu hari sebelum dibukanya pendaftaran, kami pun sudah mengintruksikan hal tersebut, namun hal itu tetap dilanggar,” tuturnya.

Bahkan, lanjut Edo, sudah mendapatkan informasi dengan ramainya pemberitaan dan laporan ke pihak kepolisian, Bakal Calon Incumbent, Dudu Sumbali akan dipanggil pihak Polres Metro Bekasi.

“Intinya, kami sudah melarang dan membuat kesepakatan tidak boleh membawa massa dan berkampanye, jika ada yang melanggar, kami tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Tahun 2021 Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan menggelar Pesta Demokrasi pada sembilan desa. Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa dimulai pada tanggal 15-20 Februari 2021.

Aturan protokol kesehatan (Prokes) diterapkan demi mencegah penyebaran Virus Covid-19. Selain itu, sebelumnya Kabupaten Bekasi sudah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bahkan, Kapolri sudah mengeluarkan surat telegram tentang Protokol Kesehatan Covid 19, surat telegram bernomor ST/3220/XI/KES.7./2020 tertanggal 16 November 2020. Salah satu isi surat itu adalah, agar jajaran kepolisian menegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap pelanggar Prokes yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (Fery)