BerandaDaerah8000 Ton Beras Telah Keluar Dari Gudang Buloq Cirebon

8000 Ton Beras Telah Keluar Dari Gudang Buloq Cirebon

KOTA CIREBON.- Kenaikan beras semakin hari semakin meningkat, hal ini menurut Kasi Pengadaan Beras Bulog Sub Divre Cirebon, Dadang Unanda menjelaskan karena bulan Desember-Januari bukan musim panen.

“Berbicara harga beras, harga beras Selindo semakin naik, khususnya beras Premium. Beras terdiri dari dua jenis yaitu Premium dan Medium. Sementara yang meningkat tajam adalah Premium, hal ini karena bulan Desember dan Januari sebagai musim paceklik atau bukan musim panen padi,” ungkap Dadang saat ditemui di kantor Bulog Sub Divre Cirebon Jl. Pemuda No.43, Sunyaragi, Kesambi, Rabu (24/1)
Sementara  barang yang beredar sedikit permintaan naik, maka harga ikut naik. Namun jika sudah panen, maka harga akan kembali normal.
Sementara harga Beras Medium menurut ketentuan Aturan Menperindag 5 Januari 2017 bahwa harga beras Medium maksimum dijual Rp 9.450,00-.
“Kami Mitra Kerja Bulog, lewat mitra kerja pengusaha dan kios pasar sudah membuka lapak-lapak. Khusus di Pasar Pencatatan BPS yaitu pasar Jagasatru, pasar Kanoman, dan Pasar Pagi Cirebon. Disana kami sudah menetapkan harga maksimul Rp 9.450  sesuai aturan Menperindag 5 Januari 2017,” tuturnya.
Untuk saat ini sewilayah 3 Cirebon sudah memasok 8000 Ton beras dari Gudang-gudang di Cirebon yang digelontorkan ke pasar-pasar.
“Kami juga mengharapkan ada penurunan harga di beras Medium. Sementara untuk beras premium kualitas bagus biasa untuk kelas menengah atas,” tukasnya.
Untuk yang sudah bermitra dengan Bulog, maka ada spanduk logo dan tertulis Bulog. (Kris)
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments