Gubernur Jateng Kirim Sayuran Hingga Telur Asin Brebes ke Jawa Timur

0
97
Ganjar Pranowo memberangkatkan relawan dan bantuan logistik untuk warga terdampak bencana Jatim. (Foto dok. Pemprov Jateng)

INAPOS.COM – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengirimkan 10 orang sukarelawan dan bantuan logistik senilai Rp 594,3 juta, untuk membantu korban bencana gempa bumi yang terjadi di beberapa daerah di Provinsi Jawa Timur.

“Ini lanjutan cerita kemarin setelah kita membantu saudara-saudara kita di NTT, ternyata saudara kita di Jatim juga mengalami bencana. Ini bentuk perhatian kita semua untuk mereka,” kata Ganjar, saat melepas keberangkatan sukarelawan dan bantuan logistik di halaman Kantor Gubernuran di Semarang, Jawa Tengah, Jum’at (16/4/2021).

Pemberian bantuan itu, jelas mantan anggota DPR ini, dilandasi rasa kemanusiaan yang terus ditumbuhkan. Sehingga setiap terjadi bencana alam, Jateng selalu hadir memberikan pertolongan.

“Saya berterima kasih pada teman-teman sukarelawan, BUMN, BUMD, ormas-ormas keagamaan yang semua terlibat. Mereka dengan sukarela menyumbangkan bantuan. Sedikit tidak masalah, yang penting demi rasa kemanusiaan dan ikhlas,” ujarnya.

Dengan bantuan yang diberikan untuk membantu korban bencana gempa bumi itu, Ganjar berharap, persaudaraan antar-anak bangsa akan tetap berjalan baik dan sikap saling membantu, serta tolong menolong terus tumbuh.

“Mudah-mudahan silaturahim tetap terjaga dan rasa kemanusiaan untuk menolong selalu dilakukan,” ungkapnya.

“Hari ini yang saya senang, ini bantuannya tidak hanya popok, selimut atau mi instan. Tapi hari ini yang kami kirim dengan aneka jenis sayuran segar, seperti wortel, labu, dan tomat sayuran dari Boyolali. Harapannya pengungsi kita makannya seger-seger. Ada juga telur asin dan bawang merah Brebes. Ini wujud bahwa kami punya ini, dan kami berikan pada saudara-saudara kita di sana,” ujarnya.

Kepala Biro Kesra Pemprov Jateng Imam Maskur menambahkan, bantuan-bantuan itu berasal dari berbagai sumber, baik BUMN, BUMD, ormas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng. Sedangkan sukarelawan, dari BPBD, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan PMI.

“Bantuan kami wujudkan dalam bentuk kebutuhan dasar dan logistik, seperti selimut, pampers, susu dan biskuit bayi serta kebutuhan lainnya. Kami juga mengirimkan sayuran segar agar bisa dimaksimalkan untuk pengungsi di sana,” tandasnya. (er)