5000 UMKM Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi

0
68

Inapos, Jakarta.- Sejumlah pengusaha yang telah menentukan sikapnya pada Pemilu 2019, terbilang sangat menentukan suara Capres dan Cawapres yang hendak didukungnya.

Kini sebanyak 5000 pengusaha UMKM yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Bumi Putra Indonesia Nusantara (Asprindo) menyatakan dukungan kepada Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo- Sandi.

Ketua Umum DPP Asprindo, Jose Rizal mengatakan, kami mendukung Prabowo-Sandi karena saat ini Indonesia butuh pergantian kepemimpinan.

“Untuk mengatasi kebutuhan ekonomi nasional dibutuhkan ‘’pemerintahan tenx’ dalam mempercepat GDP Indonesia menjadi 6 besar dunia lebih cepat dari skenario IMF yang 2023,” kata Jose di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (13/04/19).

Jose berharap, Presiden dan Wakil Presiden terpilih nanti mampu meningkatkan kontribusi UMKM terhadap ekspor non migas hingga 50 persen pada 2024. Juga meningkatkan profesionalisme UMKM dengan membentuk Kementerian Kewirausahaan.

Tak hanya itu, Asprindo juga meminta, agar Presiden dan Wakil Presiden terpilih, dapat meningkatkan status lembaga Rumah Dagang Indonesia dengan Peraturan Presiden (Perpres).

“Mereka nantinya akan berperan sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan regulasi percepatan ekspor UKM dan sebagai ‘commercial intermediaries’ antara UMKM dan pasar global,” tukasnya.

Selain itu, Presiden dan Wakil Presiden terpilih juga harus meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara bertahap hingga 10 persen pada 2024.

Caranya, dengan mengorbankan sebagian APBN sebagai stimulator pertumbuhan ekonomi dan model pembangunan berbasis komunitas. “Sebagai bagian integral dari transformation from state running government ke society and ‘SME’s running government’ yang merupakan ciri negara maju. Oleh karena itu, DPP Asprindo menyatakan sikap tidak ada pilihan lain, selain pergantian Presiden,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Asprindo Rizal Ramli mengakui, pemerintahan Jokowi tidak pernah menyentuh usaha bumiputera. “Jadi, belum ada perubahan untuk usaha kecil,” ungkapnya.

Ekonom senior itu melihat pasangan 02 memiliki keinginan menerapkan Affirmative Policy. Kebijakan ini, yang akan memajukan perekonomian nasional. (Elwan)


Komentar Anda?