Sidang Perdana Jansen VS MI, Tergugat Absen

0
220

JAKARTA.- Laporan gugatan Jansen Sitindaon kepada Dewan Pers (DP) dengan terugat Media Indonesia (MI), Kamis (15/02/2018) pagi digelar.

Jansen selaku Pengadu mendatangi gedung DP didampingi oleh Mehbob dan beberapa kader Partai Demokrat lainnya yang tergabung dalam “Team Pembela Kehormatan Demokrat” secara resmi telah diterima Dewan Pers.

“Kedatangan kami ini adalah untuk memenuhi undangan atau panggilan DP yang telah saya terima melalui suratnya tertanggal 12 Februari 2018. Untuk memeriksa Pengaduan yang telah saya masukkan dan diregister DP pada tanggal 6 Februari yang lalu. Ini adalah panggilan pertama untuk menghadiri persidangan ini,” tulis rilis yang diterima redaksi.

Menurut keterangan Jansen, dalam persidangan dengan agenda Penyelesaian Pengaduan ini (sesuai perihal dalam undangan), mereka diterima oleh Ahmad Djauhar selaku Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch. Bangun, Wakil Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers dan beberapa staf Dewan Pers.

“Didalam pertemuan tersebut, dijelaskan oleh Hendry Bangun, undangan yang sama juga telah dilayangkan secara resmi ke pihak Teradu Media Indonesia. Namun pihak Media Indonesia sampai waktu yang ditentukan sesuai panggilan sidang tidak hadir. Untuk itu persidangan kali ini ditunda dan para pihak diminta hadir kembali pada hari Rabu tanggal 21 Februari 2018. Dan khusus untuk Teradu Media Indonesia akan dilayangkan panggilan resmi ke 2,” papar Jansen.

Selaku Pengadu Jansen meminta kepada DP untuk persidangan berikutnya Teradu Media Indonesia agar dapat hadir.

“Mereka (MI-red) harus hadir agar persoalan ini bisa segera diselesaikan. Jika teradu yakin produk jurnalistik berita tanggal 2 Februari 2018 berjudul: “Pemenang Tender Ditolak, SBY Bertindak” itu benar secada kode etik jurnalistik, hadirlah! Mari kita uji kebenarannya di Dewan Pers,” tutup Jansen. (Rils/Red)


Komentar Anda?