Pengurus PC Fatayat NU Kota Cirebon Resmi Dilantik

1
291

KOTA CIREBON.- Pengurus PC Fatayat NU Kota Cirebon masa Khidmat 2019 – 2024 resmi dilantik.

Acara Pelantikan tersebut dihadiri Ketua PCNU Kota Cirebon M. Yusuf, SE., Pengurus Pusat Fatayat NU Hj. Nur Nadlifah, MM., Ketua LPBHNU Kota Cirebon H. Rasjid, SH., Anggota DPRD FPKB Syaifurrohman, Anggota DPRD FPDIP Fitria Pamungkaswati, pengurus PAC Fatayat NU, Kader PKK dan tamu undangan lainnya di Aula Kecamatan Kesambi, Jl. Sudarsono, Minggu (1/12/19).
Ketua PC Fatayat NU Kota Cirebon terpilih Tuti Alawiyah M.pd mengatakan, pihaknya akan sesuai visi dan misi terutama penguatan kader dari mulai PAC, Ranting hingga Anak ranting harus tetap ada.
“Kami ajak semua pengurus untuk memperkuat kader Fatayat di Kota Cirebon,” katanya usai pelantikan.
Berkaitan dengan program intelektual, studi lanjut di program Pergunu Jawa Barat, pihaknya akan mengajak sahabat – sahabat untuk dapat melanjutkan jenjang pendidikan.
“Kami akan ajak sahabat – sahabat pada program ini,” ujarnya.
Ia meminta pengurus PC Fatayat NU Kota Cirebon bisa solid dan bisa bekerjasama dalam melakukan program – program kerja yang ada.
“Kami akan prioritaskan program kerja nyata yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Pengurus Pusat Fatayat NU  Hj. Nur Nadlifah, MM menyampaikan, tantangan kedepan sangat berat, untuk itu Fatayat NU wajib hukumnya konsolidasi internal secara komperhensif.
“Untuk hadapi ini, satu komando harus betul – betul kita pegang. Kalau kita Solid mau buat apa aja insya Allah mudah,” ujarnya.
Ia meminta kepada pengurus PC Fatayat NU Kota Cirebon untuk terus melakukan program kerja yang baik khususnya program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Lakukan program kerja nyata kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu Ketua PCNU Kota Cirebon M. Yusuf, SE menyampaikan, Fatayat NU Kota Cirebon harus bekerjasama dengan semua pihak sehingga program kerja berjalan sistematis dan managerial.
“Jalankan amanah ini dengan baik, karena akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah SWT,” ujarnya.
Ia berharap Fatayat ambil kesempatan ruang – ruang publik yang harus diisi. Eksistensi pun harus ditanamkan diruang publik masyarakat.
“Fatayat jangan jalan ditempat, kerjakan program nyata kepada masyarakat, sehingga Fatayat mendapatkan tempat diruang publik masyarakat,” pungkasnya. (Kris)


Komentar Anda?

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here