Material Bangunan di Sambimaya, Unik dan Lebih Kuat

1
120

INAPOS, INDRAMAYU.- Penemuan bangunan kuno di wilayah Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu terua dilakukan upaya ekskavasi dan rencananya akan dilaksanakan tahun depan.

Dilansir dari PR Online, langkah ekskavasi perlu dilakukan untuk mencari kejelasan terkait struktur bangunan yang tertimbun tanah di Sambimaya.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu, Dedy Musashi mengatakan bahwa hingga saat ini tim masih meneliti struktur bangunan yang ada di Sambimaya.

“Para tim ahli nantinya akan meneliti lebih lanjut susunan batu bata yang ada di sana,” ungkap Dedy, Jumat (15/11/2019) kepada PR.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten, Rusmayjani Setyorini mengatakan bahwa penemuan struktur bangunan di Sambimaya cukup menarik. Berdasarkan pengamatannya, batu bata tersebut memiliki tingkat kekokohan lebih baik jika dibandingkan dengan batu bata yang ada saat ini.

“Ukurannya pun tak lazim karena lebih besar dan karakteristik material tersebut bisa ditemukan di bangunan-bangunan lama. Kekuatan yang berbeda dengan batu bata saat ini,” kata Rusmayjani.

Untuk lebih jelasnya, pecahan batu bata akan dibawa ke balai konservasi Borobudur guna mengetahui umur batu bata tersebut.

“Kita akan sama-sama melakukan penelitian dan pelestarian temuan ini,” ungkap dia.

Upaya penelitian menyeluruh itu rencananya akan dimasukkan anggaran tahun 2020. Terlebih kuat dugaan bahwa batu bata yang ada di Sambimaya memang merupakan sebuah struktur candi. Kendati demikian, penentuan candi atau bukannya tetap harus ditentukan lewat penelitian oleh tim ahli.

Dia menambahkan, di batu bata tersebut ditemukan sekam padi. Jenis batu bata itu bisa ditemukan di Candi Batujaya yang terletak di wilayah Karawang. Selain di Karawang, batu bata serupa juga bisa ditemukan di sebuah candi yang ada di Jambi. “Batanya hampir sama lebar dan panjangnya. Tapi mungkin ada kandungan yang berbeda antara yang di Jambi dengan di sini,” tuturnya.

Sebelumnya tim dari Balai Arkeologi Jawa Barat juga meneliti temuan di Sambimaya. Di dalam gundukan tanah memang ditemukan sebuah tumpukan batu bata menyerupai bangunan. Penelitian yang dilakukan tersebut sifatnya masih awal. Selain batu bata, tim juga menemukan beberapa pecahan tembikar di sekitar bangunan.

Masyarakat pun diminta untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar lokasi temuan Sambimaya. Dikhawatirkan kegiatan masyarakat tersebut bisa merusak keaslian bangunan yang ada di sana. Saat ini, lokasi temuan jadi wisata dadakan bagi warga sekitar. Warga berbondong-bondong datang ke lokasi temuan untuk menyaksikan penelitian yang dilakukan oleh tim ahli.

Kuwu Sambimaya Sutarman berharap, temuan tersebut bisa bermanfaat bagi kemajuan desa. Saat ini saja, warga dari berbagai daerah sudah datang berkunjung ke Sambinaya untuk mengecek temuan tersebut.

“Semoga ada perhatian sehingga bisa mengungkap kebenarannya,” tuturnya.(Red)


Komentar Anda?

1 KOMENTAR

  1. Hi there would you mind stating which blog platform you’re using? I’m going to start my own blog soon but I’m having a tough time choosing between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal. The reason I ask is because your design seems different then most blogs and I’m looking for something unique. P.S My apologies for getting off-topic but I had to ask!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here