Langgar Banyak Aturan, Tutup PT. Panjunan

0
530

INAPOS, KOTA CIREBON, – Persoalan pemecatan sepihak karyawan PT. Panjunan yang dilakukan managemen berbuntut panjang.

Persoalan ini akhirnya membuka kebobrokan perusahaan itu sendiri.

Dinas terkait saat sidak PT. Panjunan

Berdasarkan penelusuran dan hasil pertemuan PT. Panjunan dengan Disnaker, Komisin 3 DPRD Kota Cirebon dan beberapa pihak lainya menemukan beberapa fakta bahwa Perusahaan yang bergerak dibidang Distributor Produk terkenal di Indonesia ternyata memiliki ijin yang sudah kadaluarsa alisa Mati dari tahun 2016.

Bukan hanya itu, managemen tidak bisa menunjukan data real karyawan. Bahkan yang lebih parah, perusahaan tersebut tidak mendaftarkan karyawanya sebagai peserta BPJS Kesehatan ataupun BPJS Ketenagakerjaan.

Atas hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon,  Agus Sukmanjaya menyatakan, bahwa PT. Panjunan tidak mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk membedah persoalan terkait perijinan tersebut.

“apapun keputusan dari perusahaan (PT. Panjunan) kami akan menegakan regulasi yang ada,  mudah-mudahan besok kita sudah akan mempunyai keputusan tentang langkah apa yang akan diputuskan” Ujar Agus.

Sementara itu ditempat yang sama, Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kota Cirebon Cicip Awaludin menyebutkan, bahwa PT. Panjunan yang ada di Kota Cirebon ini sudah tidak berijin, selain itu PT. Panjunan tidak memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan karyawanya dengan tidak mendaftarkan karyawanya kepada BPJS.

“kami akan minta kepada pemerintah Kota Cirebon agar mengkaji ulang ijin nya, dan kita akan berkoordinasi juga dengan BKD (Badan Keuangan Daerah)  bagaimana dengan pajaknya, soalnya perusahaan sebesar ini kok ngga ada plang nya” Sebut Cicip.

Cicip Awaludin

Jika PT. Panjunan masih belum membereskan ijinya terutama dengan hak-hak karyawan yang berkaitan dengan BPJS, maka DPRD Kota Cirebon akan memberikan Rekomendasi kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk menutup PT.  Panjunan yang ada di Kota Cirebon.

Nurul

Managemen PT.  Panjunan yang diwakili oleh Operational Manager, Nurul dan juga Kepala HRD saat ditanya oleh media tentang berapa jumlah real karyawan yang ada masih belum bisa menunjukan data tersebut, dan mereka juga tidak bisa menjawab pertanyaan dari awak media tentang ijin yang sudah tidak berlaku. (Kris/Red)


Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here