LABUHA – Kepala Desa (Kades) Kaireu Kecamatan Bacan Timur, Abubakar Malayu, terpaksa menerima pukulan mentah dari orang tua korban asusila yang berinisial, APS di warung kopi Ambon Desa Tomori, pada Selasa 17 Juli 2018.

APS merupakan orang tua korban yang enggan namanya disebut diduga kuat telah di hamili, oleh Mul sapaan akrab Abubakar Malayu yang juga Kepala Desa Kaireu, hal itu disampaikan APS selaku orang tua korban ketika ditemui wartawan pada Selasa (17/07/2018) di warung Kopi Ambon, usai menghakimi Kades Kaireu, yang diduga sebagai pelaku asusila. “Dia bikin foya saya pe ana, baru lari dari tanggungjawab,” keluh APS

APS mengaku, bahwa Mul yang diketahui sebagai kepala desa Kaireu, telah membohongi anaknya yang saat ini menjadi korban asusila, Mul yang diketahui telah berkeluarga, namun dihadapan anaknya Mul mengaku telah pisah dari istrinya kurang lebih empat tahun lalu, sehingga anaknya percaya dan nekat melakukan hal-hal layaknya suami istri.

“Dia mangaku di saya pe ana, bahwa dia so pisah deng dia pe bini (istri) kurang lebih 4 tahun lalu, ” jelas APS

Sementara pemukulan yang dilakukan APS terhadap Mul, karna merasa kesal dengan sikap Mul, yang tidak konsisten dengan apa yang dijanjikan, bahkan tiga bulan lalu, Mul sudah dihakimi oleh APS, dan bahkan Mul berjanji akan bertanggungjawab setelah adanya pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) 20 persen beberapa waktu lalu. Namun, Mul tampaknya tidak memiliki itikad baik hingga kejadian pemukulan terhadap dirinya (Mul) kembali dilakukan APS.

“Katanya nanti pencairan 20 persen baru dia datang, padahal sampe sekarang dia menghindar, ” kata APS

Ia berjanji, tidak akan membawa masalah ini ke ranah hukum, dirinya hanya menginginkan Mul, bertanggungjawab atas apa yang telah diperbuat terhadap anaknya.

Untuk diketahui, perbuatan asusila yang dilakukan Mul, yang tidak lain adalah Kepala Desa Kaireu ini, sudah berulangkali, namun yang mencuat ke permukaan dua kali, kasus yang pertama beberapa waktu lalu hingga Mul, terpaksa dimakan ke penjara, namun bukannya tidak mengulangi perbuatan amoral tersebut, justru Mul, kembali melakukan hal yang sama bahkan pertanggungjawabnanya dengan menjajikan keluarga korban dengan menggunakan ADD.(min)


Komentar Anda?