GPI Tantang KPK dan Polri Periksa Menteri

0
219

Inapos, Jakarta.- Ramainya persoalan Dahnil Anzar Simanjuntak terkait kasus dana kemah dan apel pemuda. Sekjen Gerakan Pemuda Islam (GPI) Diko Nugroho menyayangkan peristiwa itu mencuat kembali.

Ia menilai, “bahwa ini adalah soal anggaran negara yang dikeluarkan oleh Menteri Imam Nahrawi yang tidak sesuai dengan nomenklatur administrasi dana serapan program untuk pembinaan kepemudaan,” ucap Diko di markas GPI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/18).

Terseretnya nama Dahnil Anzar yang dipanggil oleh kepolisian, itu bagian dari administrasi hukum. Tetapi yang menjadi pertanyaannya adalah bahwa seluruh pihak-pihak yang berkaitan hal itu, terutama yang harus diminta pertanggungjawabannya ialah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selaku Kementerian yang mempunyai kebijakan juga wewenang.

Secara historis, lebih jauh Diko mengungkapkan, “terbongkarnya kasus ini adalah keinginan dari Menpora itu sendiri, Kemenpora yang memiliki gagasan juga program yang dilaksanakan oleh PP Muhammadiyah dan GP Ansor yang memakai anggaran negara melalui nomenklaturnya Kemenpora,” tegasnya.

Lalu hingga terjadi temuan juga laporan soal penyimpangan anggaran, padahal semua organisasi kepemudaan berhak mendapatkan program tersebut. Mengapa hanya dua organisasi itu yang ditunjuk seolah mendapat perlakuan yang istimewa.

“Kasus ini murni terbongkarnya perselingkuhan, untuk itu saya mendukung KPK dan Mabes Polri untuk segera memanggil Menpora untuk dimintai keterangan. Agar kasus ini terang benderang sehingga tidak menimbulkan fitnah, apalagi sekarang ini rawan menjelang Pilpres,” pintanya.

Padahal dengan nilai anggaran OKP, tidak bisa semaunya diatur sepihak oleh Kementerian. Biasanya diatur dan secara normatif rata-rata OKP menerima dibawah 100 juta itupun diatur secara ketat, sedangkan PP Muhammadiyah dan GP Ansor kok bisa menerima dengan nilai begitu besar.

“Mereka telah menabrak aturan, jadi ketiganya saya harap untuk dipanggil dan diperiksa. Ini bukan dukungan untuk Pilpres, hanya saja terbongkarnya perselingkuhan,” ungkap Diko. (Elwan)


Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here